Ikut Seleksi Anggota Bawaslu, Komitmen Jabatan Pejabat Aktif Lembaga Independen Dipertanyakan

"Diantara tiga lembaga (KPU, KPID, KI) yang memiliki dampak paling besar adalah Komisi Informasi Sumatera Barat"
Ilustrasi (net)

PADANG, KLIKPOSITIF -- Perkumpulan Integritas, LBH Pers Padang, dan Pusat Kajian Gerakan Bersama Antikorupsi (Gebrak) UNP Padang, menyayangkan ikut sertanya beberapa pejabat aktif di lembaga independen daerah pada seleksi calon anggota Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Sumabera Barat (Sumbar).

"Ini adalah cerminan inkonsistensi dan pengabaian terhadap komitmen jabatan. Integritas semuanya patut dipertanyakan," kata juru bicara dari PK Gebrak UNP, Mohammad Isa Gautama, melalui rilisnya, Senin (7/8).

Ia menambahkan, berdasarkan pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Calon Anggota Bawaslu Provinsi Sumatera Barat yang dirilis oleh Tim Seleksi pada 5 Agustus 2017, diketahui terdapat dua orang komisioner Komisi Informasi Sumatera Barat, dua orang Komisioner Komisi Penyiaran Indonesia Daerah Sumatera Barat, dan delapan orang Komisiner KPU Kabupaten Kota di Sumatera Barat, yang dinyatakan lulus tahap seleksi administrasi.

"Ikut sertanya orang-orang tersebut, tentu akan menimbulkan dampak terhadap kelembagaan dimana mereka masih menjabat saat ini, terutama dalam hal pelaksanaan tugas dan fungsi lembaga," tegasnya.

Seorotan terhadap pejabat lembaga independen tersebut, juga didasarkan pada saat mendaftar di lembaga dimana mereka menjabat saat ini, mereka telah membuat surat pernyataan bekerja penuh waktu, serta ketika dilantik, mereka telah diambil sumpah dan janjinya untuk berkomitmen terhadap jabatan yang mereka emban. Termasuk dalam hal menyelesaikannya masa jabatan.

"Diantara tiga lembaga (KPU, KPID, KI) yang memiliki dampak paling besar adalah Komisi Informasi Sumatera Barat," jelasnya.

Seperti yang diketahui, Komisi Informasi Sumatera Barat adalah lembaga yang baru berdiri tahun 2014. Ini adalah lembaga harapan publik Sumatera barat untuk terwujudnya keterbukaan informasi di Sumatera Barat. Sehingga eksistensinya sangat diperlukan oleh masyarakat Sumatera Barat.

Isa menjelasnkan, dengan ikutnya dua ... Baca halaman selanjutnya