Setelah Negosiasi Alot, Angkot di Bukittinggi Kembali Beroperasi

"DPRD berjanji akan mencarikan sebuah solusi atas keluhan angkot yang keberatan menolak beroperasinya Gojek"
Demo angkot di Bukittinggi. (KLIKPOSITIF/Hatta Rizal)

BUKITTINGGI, KLIKPOSITIF -- Sekitar pukul 12.00 WIB, Kamis 10 Agustus 2017, angkot Bukittinggi kembali beroperasi setelah mereka membubarkan diri dengan tertib. Beroperasinya angkot tersebut disebabkan pihak DPRD berjanji akan mencarikan sebuah solusi atas keluhan angkot yang keberatan menolak beroperasinya Gojek.

Negosiasi sempat berjalan alot. Sebab, sopir angkot mendesak hari ini juga Gojek tersebut harus berhenti beroperasi, sementara, DPRD butuh waktu untuk menindaklanjutinya. "Kita akan sampaikan apapun keluhan dari bapak-bapak ke Pemerintah Daerah," sebut Ketua DPRD Beny Yusrial.

Kata Beny, secepatnya akan disampaikannya ke Wali Kota Bukittinggi. "Sebelum demo, kami juga sudah sampaikan ke Pemko tentang hal ini. Pemko dan kita akan segera melakukan pertemuan dengan pihak Gojek," sebutnya.

Selain angkot, aksi demo dengan orasi ini juga diikuti oleh belasan bendi Jam Gadang. Rupanya, mereka juga mengaku terusik dengan kehadiran Gojek tersebut. "Ada 70 persen penurunan pendapatan kami, mereka tak boleh beroperasi di sini," sebut salah seorang kusir bendi, Saberuddin.

Pantauan KLIKPOSITIF di lapangan, sejak pagi tadi tak tampak satupun driver berpakaian resmi Gojek beroperasi, kontras dengan hari sebelumnya.

[Hatta Rizal]