Butuh Perbaikan Sarana Pendukung Pelabuhan Internasional di Pasbar, Bupati Lapor Gubernur

"pelabuhan berskala Internasional itu sudah siap secara fisik sejak bulan Mei tahun ini"
Bupati Pasaman Barat, Syahiran (KLIKPOSITIF/Joni Abdul Kasir)

PADANG, KLIKPOSITIF -- Bupati Kabupaten Pasaman Barat, Syahiran mengatakan, jika Pelabuhan Teluk Tapang di Kenagarian Air Bangis, Kecamatan Sungai Barameh, Kabupaten Pasaman Barat (Pasbar) hingga saat ini masih belum beroperasi. Padahal, pelabuhan berskala Internasional itu sudah siap secara fisik sejak bulan Mei tahun ini.

Dia menjelaskan, sarana pendukung yang dibutuhkan adalah jalan menuju pelabuhan yang masih belum layak. Lebih kurang sepanjang 40 kilometer jalan menuju pelabuhan belum diaspal masih dalam kondisi tanah ditambah dengan 8 unit jembatan tidak layak tempuh kendaraan bermuatan berat.

Dia menyebut, untuk pengoperasian ada jenjang-jenjang yang harus dilalui. Ditambah lagi, saat ini ada perusahaan tambang biji besi yang berminat untuk membantu, namun perlu penambahan lahan guna menumpuk bahan mereka.

"Hari ini kita koordinasikan dengan provinsi bagaimana izin lahannya, izin dishub dan ESDM," sebutnya usai Rapat Koordinasi Gubernur Sumatera Barat dengan Bupati/Walikota, Kamis (18/8) di Auditorium Gubernuran.

Menurut Syahiran, untuk perbaikan jalan menuju pelabuhan membutuhkan dana sekitar Rp200 miliar agar bisa dilalui kendaraan bermuatan berat, seperti, mobil pengangkut minyak sawit di daerah tersebut. "Untuk fisik pelabuhan menghabiskan dana Rp200 miliar, tapi butuh dana Rp200 miliar lagi untuk pembangunan jalan dan jembatan," sebutnya.

Dana sebanyak itu, katanya, tidak mungkin tertampung dalam APBD kabupaten secara keseluruhan. "Makanya kami sampaikan dana manasaja yang bisa dilokasi apakah pusat atau bersinergi Pusat, Provinsi dan Kabupaten," tuturnya.

Kata Bupati, jika pelabuhan sudah beroperasi, hasil produksi Kabupaten Pasbar, seperti, minyak sawit tidak akan memakan ongkos besar lagi, sebab tidak perlu lagi diangkut ke pelabuhan Teluk Bayur Padang. "Saat ini sudah banyak kepal-kapal yang bersandar di pelabuhan namun belum melakukan kegiatan secara besar-besaran," ... Baca halaman selanjutnya