Pelamar Penjaga Tahanan Mencapai 290 Ribu Orang

Ilustrasi
Ilustrasi (Net)

KLIKPOSITIF -- Jumlah pelamar pekerjaan untuk jabatan penjaga tahanan di Kementerian Hukum dan HAM sudah mencapai 290.809 orang. Jumlah tersebut sudah melebihi kuota yang dibutuhkan.

Khusus untuk jabatan penjaga tahanan tersebut, pemerintah hanya menyediakan formasi sebanyak 13.720 orang, jika dihitung dari jumlah pelamar, persentasenya telah mencapai 2100 persen dari kebutuhan formasi tersebut.

baca juga: Masker Akan Jadi Salah satu Seragam Wajib PNS di Jakarta?

Berdasarkan data yang dirilis Humas Badan Kepegawaian Negara (BKN) menunjukkan, untuk jabatan Penjaga Tahanan formasi khusus bagi putra-putri terbaik Papua, jumlah pelamar sementara mencapai 4.093 orang dari jumlah kuota formasi 280 orang.

Sementara analis Keimigrasian Pertama formasi lulusan terbaik sudah mencapai jumlah pelamar 3.318 orang dari jumlah formasi 229 orang. Sedangkan untuk jabatan Pemeriksa Paten Pertama formasi lulusan terbaik mencapai angka pelamar sebanyak 612 orang dari kuota formasi hanya ada 2 orang.

baca juga: Kado Lebaran, Bupati Irfendi Arbi Serahkan Ratusan SK PNS Guru SD

Untuk pelamar jabatan Analis Keimigrasian, sudah menginjak angka 73.780 orang dari formasi yang disediakan hanya 2.049 orang. Selanjutnya untuk tingkat pelamar pada jabatan Pemeriksa Paten Pertama mencapai 14.462 orang dari formasi yang tersedia hanya 13 orang.

Dalam rilis tersebut Humas BKN menilai jumlah ini akan terus bertambah hingga penutupan pendaftaran pada 31 Agustus mendatang.

baca juga: Kemenkumham Sumbar Gelar Upacara Pengambilan Sumpah/Janji Setia Kewarganegaraan RI

Tingginya pelamar itu menunjukkan tingkat persaingan pada jabatan-jabatan tersebut juga semakin tinggi mengingat kuantitas perbandingan pelamar dengan kuota yang disediakan berkisar jauh.

Berdasarkan update portal SSCN BKN terdata total pendaftar hingga Rabu sore kemarin mencapai 512.144 orang. Untuk pelamar Kemenkumham menginjak angka 496.134 dan pelamar pada MA mencapai 16.010 orang.(*)

baca juga: THR untuk ASN Capai Rp29,38 Triliun, Minggu Ini Cair

Penulis: Ocky Anugrah Mahesa