Terkait Gojek, Ini Reaksi Ojek Konvensional di Bukittinggi

"keberadaan mereka sama sekali tak mengganggu jalannya operasional ojek-ojek pangkalan atau berkurangnya pendapatan"
Para sopir angkot yang menggelar demo terkait Gojek di Bukittinggi. (KLIKPOSITIF/Hatta Rizal)

BUKITTINGGI, KLIKPOSITIF -- Berbeda dengan angkot yang menolak keras beroperasinya Gojek sejak awal Agustus 2017, ojek konvensional yang ada di Kota Bukittinggi malah mengambil sikap berbeda.

Beberapa tukang ojek yang mangkal di persimpangan Kota Bukittinggi saat ditemui KLIKPOSITIF mengaku tak ambil pusing dengan keberadaan ojek online tersebut.

Kata mereka, keberadaan mereka sama sekali tak mengganggu jalannya operasional ojek-ojek pangkalan atau berkurangnya pendapatan.

"Kalau saya sih biasa saja. Tak terganggu kok untuk saat ini, soalnya saya juga sistemnya hampir sama dengan Gojek," seloroh salah satu tukang ojek, Bujang.

Sistem yang dimaksud Bujang, yakni lewat telepon. Rata-rata tukang ojek konvensional di kota wisata ini pun sudah punya langganan sendiri.

"Saya kan sudah lama ngojek. Jadi kan punya langganan tetap. Kalau mereka butuh, ya tinggal telpon saya saja," lanjut tukang ojek yang sering mangkal di Bypass ini.

Bujang pun mengaku, jika dia sudah pernah mendaftar sebagai Driver Gojek. Namun, karena tak menghasilkan, ia tak aktif lagi. "Saya rasa rezeki sudah ada yang ngatur," terangnya.

Sementara, salah seorang tukang ojek yang sering mangkal di Pasar Banto, Pak Am mengatakan, ia tak tertarik mendaftar jadi Gojek karena menurutnya terlalu ribet.

"Kalau di sini, penumpang kan langsung tinggal naik, tidak perlu menjemput. Kalau untuk saya Gojek belum mengganggu untuk saat ini," jarnya.

Namun, Pak Am mengingatkan, agar Gojek tak membawa penumpang di kawasan tersebut.

"Kalau mereka bawa yang dari sini, pasti akan kami tegur," jelasnya.

Saat ini, pasca demo ratusan Angkot di Gedung DPRD pada pagi hingga siang, belum terlihat ada driver Gojek yang berseliweran mengangkut penumpang.

Tak jelas, apakah Gojek yang muncul sejak awal Agustus 2017 di Bukittinggi ini berhenti beroperasi atau masih tetap beroperasi ... Baca halaman selanjutnya