Polisi Mediasi Anggota Koperasi dengan Perusahaan Sawit di Pasbar

"Jalan menuju perusahaan sawit masih diblokir anggota koperasi"
Anggota koperasi memasang tenda, memblokir jalan menuju perusahaan (KLIKPOSITIF/Buyung)

PASBAR,KLIKPOSITIF -- Aksi blokir jalan menuju PT.Gresindo Minang Plantation (GMP) di Kabupaten Pasaman Barat yang dilakukan oleh anggota Koperasi Bina Tani Sejahtera (BTS) sejak tanggal 10  Agustus 2017 masih terus berlanjut hingga Sabtu 12 Agustus 2017 ini.

Kapolsek Pasaman AKP Adrifides mengatakan, pihaknya berupaya melakukan mediasi antara anggota koperasi dengan manajemen perusahaan, yang juga mendatangkan beberapa pihak terkait lainnya seperti dari BPN,Ninik Mamak, Kesbangpol dan Kabag Tapem. 

Tak hanya mendengar penjelasan dari keduabelah pihak, pertemuan itu juga melakukan pengukuran lahan dan patok batas yang menjadi objek sengketa.

Aksi blokir akses jalan ini dilakukan oleh anggota koperasi, setelah mediasi pada tanggal Rabu 9 Agustus 2017 di Kantor Bupati Pasbar tidak mendapat kata sepakat. Aksi blokir jalan itu akan mereka hentikan jika pihak perusahaan mengabulkan permintaan mereka.

Tak hanya memblokir jalan dengan menempatkan batu berukuran besar di tengah jalan yang menuju jalan ke perusahaan, tapi anggota koperasi itu juga memasang tenda di jalan, hingga masak-masak layaknya orang yang melakukan kemping.

Kondisi itu tentu saja tidak memungkinkan bagi pengendara roda empat untuk melintas, sehingga aktivitas perusahaan jadi terganggu.

Baca berita sebelumnya : Warga Blokir Jalan ke PT GMP di Pasbar, Ini yang Mereka Tuntut

[Buyung Fajri]