Ini Hasil Kesepakatan Koperasi BTS dengan Perusahaan Sawit di Pasbar

"Kedua belah pihak telah sepakat untuk melakukan cek fisik oleh BPN"
Foto bersama usai melakukan pertemuan (Istimewa)

PASBAR,KLIKPOSITIF-- Aksi blokir jalan oleh anggota Koperasi Bina Tani Sejahtera (BTS) Tanjung Pangkal di jalan menuju  PT.Gresindo Minang Plantation (GMP) di Kabupaten Pasaman Barat, berakhir sudah setelah adanya kesepakatan dari kedua belah pihak yang dimediasi oleh Polres Pasbar dan Pemkab Pasbar.

Pertemuan kedua belah pihak itu dilaksanakan di Aula Pertemuan PT.GMP (Wilmar Group) Kantor Utara, Sabtu 12 Agustus 2017.

Kepala Kesbangpol Pasbar Edison Zelmi mengatakan, kedua belah pihak telah sepakat untuk melakukan cek fisik oleh Badan Pertanahan Nasional (BPN) Pasaman Barat. Setelah cek fisik dilakukan nantinya, seluruh pihak yang terkait harus menerima hasil apapun yang ditetapkan oleh BPN.

Dalam pertemuan itu juga disepakati pembukaan portal jalan oleh anggota koperasi, sementara pihak perusahaan mencabut laporan polisi Nomor : SRRLP/232/VII/2017-SPKT RES-PASBAR terkait pencurian TBS atas nama saudara Alman Gampo Alam.

Selain itu, Tandan Buah Segar (TBS) Masyarakat atau KUD akan kembali diterima oleh perusahaan sesuai dengan MoU yang telah berjalan selama ini. Sementara tuntutan lain dari Koperasi BTS akan difasilitasi oleh Forkopimda Pasbar pada kesempatan lainya.

Pertemuan itu sendiri dihadiri Oleh Kabag Ops Polres Pasbar Kompol Liusman, Kabag Tapem Jon Wilmar, Kapolsek Pasaman AKP Adrifides, perwakilan TNI, dan pengurus Koperasi BTS Tanjung Pangkal.

Baca berita sebelumnya :  Baca halaman selanjutnya