Ikan Gariang 8 Kilogram Ditangkap saat Pembukaan Ikan Larangan di Palupuah

"Ikan larangan dibuka setelah 2 tahun dilarang untuk ditangkap"
Ikan Gariang seberat 8 kilogram yang ditangkap warga (Istimewa)

AGAM, KLIKPOSITIF -- Ikan Gariang seberat 8 kilogram berhasil ditangkap warga saat pembukaan ikan larangan di dusun Tabuah-tabuah, Jorong Palupuah, Kenagarian Pasia Laweh, Kecamatan Palupuh, Kabupaten Agam.

Ikan larangan ini dibuka pada Sabtu 12 Agustus 2017, setelah 2 tahun dilarang untuk ditangkap. Berbeda dengan 2 tahun sebelumnya, kali ini penangkapan ikan larangan juga diramaikan oleh warga di luar kecamatan Palupuh, yakni dari Kumpulan, Pasaman. Jumlah warga Kumpulan yang terdaftar tercatat sebanyak 108 orang.

Ketua Pengurus Ikan Larangan Dusun Tabuah-tabuah Benni mengatakan, total insert yang diperoleh sebesar Rp8 juta yang semuanya berasal dari warga Kumpulan. Sementara warga Palupuah tak lagi dibebani insert. Angka ini lebih besar dari yang didapatkan 2 tahun lalu yang hanya dibuka untuk warga sekitaran Palupuh saja, yakni dengan total insert yang diperoleh Rp6,5 juta.

"Ikan larangan dibuka karena warga Kumpulan ini menawarkan harga yang lebih besar. Sebelumnya ada juga sejumlah warga dari daerah lain yang menawar untuk membuka ikan larangan ini sebesar Rp6 juta tapi tidak kami terima," katanya kepada KLIKPOSITIF.

Ia menjelaskan, alat tangkap yang diperbolehkan yakni jala, jaring dan alat penembak ikan.

Pada penangkapan kali ini, ikan terbesar berhasil ditangkap oleh warga kumpulan yakni jenis Ikan Gariang seberat 8 kilogram.

"Mereka menggunakan 3 lapis jala untuk menyeret ikan ini ke tepian karena kalau pakai 1 jala saja pasti jebol," ujarnya.

Benni mengatakan, jenis ikan yang banyak terdapat di sungai Tabuah-tabuah ini memang Ikan Gariang. Dengan panjang area tangkapan lebih kurang 300 meter, total ikan yang diperoleh diperkirakan beratnya mencapai ratusan kilogram. Bahkan ada seorang warga Palupuh yang memperoleh hasil tangkapan seberat total 20 kilogram.

[Satria Putra]