Marapi Tak Terpengaruh Gempa Bengkulu

"hingga kini aktifitas Marapi masih sama dengan sebelumnya dan tak terjadi peningkatan aktifitas akibat gempa bengkulu."
Ilustrasi (KLIKPOSITIF)

BUKITTINGGI,KLIKPSOSITIF -- Gempa dengan kekuatan 6,4 Skala Richter (Sr) yang mengguncang wilayah Pesisir Barat Pantai Sumatera tepatnya di Bengkulu Utara yang dirasakan di sejumlah wilayah Sumatera Barat, dilaporkan tak mempengaruhi akifitas Gunung Marapi.

Petugas Pos Pengamat Gunung Api (PGA) Marapi Hartanto mengatakan, hingga kini aktifitas Marapi masih sama dengan sebelumnya dan tak terjadi peningkatan aktifitas akibat gempa bengkulu.

"Tidak ada kaitannya, Marapi tak terpengaruh gempa tersebut," kata Hartanto.

Hartanto menjelaskan, status Marapi masih Waspada Level II yang berarti radius tiga kilometer dari puncak dilarang untuk mendekat.

Sebelumnya, terjadi Gempa kuat di wilayah Bengkulu Utara sekitar pukul 10.08 wib Minggu 13 Agustus 2017.

Data update dari BMKG menyebutkan, gempa tektonik tersebut berkekuatan 6,4 skala richter dengan koordinat episentrum pada 3,68 LS dan 101,69 BT atau tepatnya berlokasi di laut pada jarak 36 km arah barat daya kota Ketaun, Bengkulu Utara dengan kedalaman 58 km.

Dari data BMKG, guncangan dirasakan di Bengkulu dengam skala intensitas (V MMI) Sementara di Pariaman, Tua Pejat, Mentawai, Pesisir Selatan, Padang dalam skala intensitas II SIG-BMKG (III MMI), termasuk Padang Panjang, Bukit Tinggi, Payakumbuh dalam skala intensitas I SIG-BMKG (I-II MMI) dan tak berpotensi tsunami.

Untuk sementara, di wilayah Bukittinggi kendati banyak warga yang terkejut akibat guncangan gempa, namun aktifitas masih berjalan normal dan belum ada laporan kerusakan yang ditimbulkan akibat gempa tersebut. (Hatta)