Mentawai Masih Tertinggal, Wabup : Jalan Aspal Saja Kami Tidak Punya

"Selama ini Pemkab merasa tidak percaya diri dengan status tersebut"
Wakil Bupati Mentawai, Kortanius Sabeleake (Doc.Klikpositif)

MENTAWAI, KLIKPOSITIF -- Pemerintah Kabupaten Kepulauan Mentawai membahas soal status 'tertinggal' yang masih disandang oleh daerah itu dengan Komisi IV DPR RI.

Pembahasan tersebut mengarah pembangunan fasilitas, pemekaran wilayah serta tanggung jawab pembangunan agar bisa lepas dari status tersebut.

Wakil Bupati Mentawai Kortanius Sabeleake mengatakan, selama ini Pemkab merasa tidak percaya diri dengan status tersebut.

"Seolah tanggung jawab percepatan pembangunan hanya menjadi beban dan tanggung jawab Mentawai sendiri, kami kadang jadi minder untuk melakukan percepatan," katanya.

Menurutnya, sejak pertama kali berdiri pada tahun 1999 lalu, Mentawai mulai dari nol untuk pembangunan. Korta mengaku, Kabupaten yang dikenal dengan potensi wisatanya tersebut seakan tidak punya modal untuk melakukan pemekaran.

"Daerah lain yang masih berstatus sama seperti kami sepertinya sudah punya modal, lantas Mentawai bagaimana? jalan aspal saja kami tidak punya," tutur Korta.

Beberapa persoalan yang menghambat proses percepatan pembangunan di Mentawai, menurut Korta antara lain faktor geografis dan cuaca.

"Sarana transportasi kita hanya laut, dan itu semua masih harus didatangkan dari padang, untuk material misalnya kita masih datangkan dari padang, dan harus lewat laut, ini tentu terkait dengan keadaan cuaca," ucapnya.

Sementara itu, Anggota Komisi IV DPR RI, Hermanto mengaku sangat memahami keadaan Mentawai, dan aspirasi yang telah disampaikan wakil Bupati tersebut akan diperjuangkannya di DPR RI.

"Saya sudah sering datang ke Mentawai, dan inilah kondisi alamnya sebagai tantangan. Dan bagaimanapun itu akan saya bawa semua cerita dari Pemkab itu ke pusat, semoga nanti ada upaya untuk membantu pembangunan," sebut Hermanto.(*)