Siswa SMP di Kalimantan Tengah Sewa Kapal Motor Rp2 Juta Ikuti UN

"Selama UN semua siswa serta guru terpaksa menyewa kelotok (kapal motor) pulang-pergi ke sekolah"
Selama UN semua siswa serta guru terpaksa menyewa kelotok (kapal motor) pulang-pergi ke sekolah (http://www.beritametro.co.id/)

KLIKPOSITIF - Siswa di Desa Pendreh, Kabupaten Barito Utara, Kalimantan Tengah menyewa kapal motor mengikuti Ujian Nasional 2015/2016.

"Selama UN semua siswa serta guru terpaksa menyewa kelotok (kapal motor) pulang-pergi ke sekolah. Siswa itu berjumlah 27 orang," kata Kepala Sekolah SMP PGRI Desa Pendreh, Kecamatan Teweh Tengah, Irinisius, di Muara Teweh, Senin 9 Mei 2016.

Ia mengatakan, selama UN siswa yang tinggal di desa pinggiran Sungai Barito harus menyeberang sungai mengikuti ujian dalam waktu antara 30-40 menit perjalanan.

Biaya yang digunakan untuk mencarter kapal sebanyak Rp2 juta. "Biaya carter kapal Rp2 juta selama UN berlangsung," ujarnya.

"Biaya carter kelotok diperoleh dari sumbangan swadaya para siswa dan bantuan pihak sekolah, di samping itu seluruh pelajar dapat konsumsi selama ujian," katanya didampingi Ketua Panitia UN SMP PGRI Pendreh, Riza Pahlevi dan seorang guru lainnya, Hariadi.

Menurutnya, dipilihnya angkutan sungai itu karena lebih murah dan mampu mengangkut semua siswa, dibanding jalur darat ke Desa Lemo dengan jalan dan jembatan yang sedang rusak.

"Kami berharap tahun depan sekolah kami ditingkatkan menjadi sekolah negeri dan dapat menyelenggarakan UN sendiri atau paling tidak bisa menyelenggarakan UN secara mandiri," ujarnya.

[Fitria]