Gagal Kibarkan Merah Putih Dihari Kemerdekaan, Pendaki Bertahan di Gunung Talamau

Pendaki di gunung Talamau Pasaman Barat
Pendaki di gunung Talamau Pasaman Barat (Ist)

PASBAR,KLIKPOSITIF -- 27 Pendaki yang berangkat melakukan pendakian ke Gunung Talamau untuk melakukan pengibaran bendera merah putih pada Hut RI ke 72, gagal mencapai puncak gunung Talamau di Kabupaten Pasaman Barat (Pasbar).

Kabid Sumber Daya Manusia Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Pasbar, Robiyanto, Kamis (17/8) mengatakan, 27 orang pendaki yang berasal dari sejumlah daerah di Sumbar yakni Pasbar dan Padang melakukan pendakian ke puncak gunung Talamau guna memperingati HUT RI Ke 72 , rombongan rencananya akan menggelar upacara dan pengibaran bendera merah putih di puncak gunung tersebut.

Baca Juga

"Informasi Tim yang berangkat hingga hari ini pendaki belum berhasil mencapai puncak Gunung Talamau, dari 27 pendaki tersebut tiga orang diantarannya adalah wanita, mereka tergabung dalam lima Kolompok Pencinta Alam (KPA) dari Pasbar dan tiga kelompok berasal dari Mapala Luar Pasbar," kata Robiyanto.

Berdasarkan informasi, 27 pendaki yang ingin mengibarkan bendera di hari kemerdekaan tersebut berangkat sejak Senin 14 Agustus 2017, namun pada Kamis 17 Agustus 2017 para pendaki yang berasal dari berbagai daerah di Sumbar, tidak berhasil mencapai puncak gunung yang memiliki ketinggian 2.920 mdpl (diatas permukaan laut), dan tidak bisa mengibarkan bendera merah putih di puncak gunung tersebut.

Karena kegagalan yang pengibaran bendera tersebut, yang disebabkan cuaca tidak mendukung, para pendaki tersebut akhirnya memutuskan untuk bertahan di gunung tertinggi di Sumbar ini, dan merencanakan untuk tetap menuju puncak untuk mengibarkan merah putih, meski tertunda dari rencana awal mereka.

Hal tersebut didapat Robiyanto dari informasi terakhir yang diterimanya dari rombongan pendaki pada Kamis pagi.

"Para Pendaki hari ini tengah beristirahat tepatnya di Pos Paninjauan sekitar 2500 Mdpl, sementara di informasikan kondisi para pendaki masih dalam keadaan sehat, dan perbekalan mereka masih mencukupi," jelasnya.

Berdasarkan pernyataan Robiyanto, pendaki menceritakan, kendala mereka selama pendakian terhambat karena cuaca hujan yang terjadi dikawasan Gunung Talamau, sehingga mereka hanya bisa beristirahat tanpa bisa melakukan aktifitas pengibaran bendera, sambil memulihkan tenaga untuk melanjutkan pendakian pada Jumat (18/8) menuju puncak Talamau. [Buyung Fajri]

Penulis: Eko Fajri | Editor: Qalbi Salim