Pemerintah Dorong Industri Makanan Nasional Perluas Pasar Eropa

"Kami berharap, melalui partisipasi di pameran Anuga ini, produk makanan dan minuman Indonesia dapatlebih dikenal di dunia internasional dan dapat mengisi pasar ekspor khususnya ke Eropa"
Ilustrasi (pixabay)

KLIKPOSITIF -- Kementerian Perindustrian (Kemenperin) giat menjembatani pelaku usaha dalam negeri untuk ikut serta dalam pameran tingkat internasional. Misalnya, produk industri makanan dan minuman yang akan tampil di Jerman serta industri fesyen di Moscow.

Sekretaris Direktorat Jenderal Industri Agro Kemenperin Enny Ratnaningtyas menjelaskan, pihaknya akan mendorong perluasan pasar baru bagi produk-produk industri makanan dan minuman nasional di pangsa Eropa. Upaya ini melalui fasilitasi promosi pada pameran Anuga di Koelnmesse, Cologne, Jerman yang akan diselenggarakan tanggal 7-11 Oktober 2017.

“Kami berharap, melalui partisipasi di pameran Anuga ini, produk makanan dan minuman Indonesia dapatlebih dikenal di dunia internasional dan dapat mengisi pasar ekspor khususnya ke Eropa,” kata Enny, seperti dikutip dari laman Kemenperin, Rabu (23/8). ANUGA merupakan salah satu pameran makanan dan minuman terbesar di duniayang mulai dilaksanakan sejak tahun 1919 di Stuttgart, Jerman dan rutin digelar setiap dua tahun sekali.

Menurut Enny, pihaknya pertama kali memfasilitasi untuk pameran Anuga pada tahun 2015, dengan membangun Paviliun Indonesia seluas 114,50 meter per segi. Saat itu, 15 perusahaan makanan dan minuman lokal mempromosikan berbagai produk seperti olahan ikan, makanan ringan, teh, kopi, minuman ringan, produk coklat olahan, tepung premix dan bahan makanan organik.

“Pada Anuga 2015, Paviliun Indonesia dapat membukukan potensial transaksi sebesar USD2.444.700 dan transaksi on the spot sebesar USD11.642.000,” ungkapnya. Di Anuga 2017, Paviliun Indonesia akan menempati hall 1 seluas 152 meter per segi dengan kategori Fine Food, yang diikuti sebanyak 17 perusahaan makanan dan minuman.

“Melihat besarnya peluang tahun lalu, target potential buyer tahun ini diharapkan dapat lebih dari USD3juta dan transaksi on the spot mencapai USD12 juta,” tuturnya. Pada Anuga 2017, juga akan ... Baca halaman selanjutnya