Butuh Lowongan Pekerjaan? 35 Perusahaan di Sumbar Cari 1.600 Pekerja

"Ini merupakan program Disnakertrans Sumbar untuk mengurangi tingkat penganguran"
Pameran Lowongan Pekerjaan di Disnakertrans Sumbar (KLIKPOSITIF/Joni Abdul Kasir)

PADANG, KLIKPOSITIF -- Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Sumbar menggelar pameran bursa kerja khusus (job fair) 2017 selama dua hari 23-24 Agustus di halaman kantor Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Sumatera Barat

Kepala Disnakertrans Sumbar, Nasrizal mengatakan, dalam pameran tersebut pihaknya menghadirkan 35 perusahaan dan menampung 1.649 lowongan pekerjaan, selain dari 35 perusahaan itu ada pula 4 lembaga pengiriman peserta magang.

"Ini merupakan program Disnakertrans Sumbar untuk mengurangi tingkat penganguran. Sehingga, masyarakat yang membutuhkan pekerjaan dapat memperoleh langsung informasi pekerjaan dari perusahaan tersebut dimana sesuai dengan kualifikasinya," katanya pada KLIKPOSITIF.

Menurutnya, selain memberikan informasi pekerjaaan, perusahaan yang ikut serta dalam job fair ini juga membuka interview secara langsung kepada para pencaker.

"Tahun lalu saja dari job fair yang diadakan penyerapan tenaga kerja sekitar 30 persen pencaker langsung diterima bekerja lewat pameran bursa kerja. Namun, mungkin melebihi penyerapannya sebab berapa perusahaan juga melakukan pemanggilan sesudah job fair," sebut Nasrizal.

Sementara itu, Asisten III Setdaprov Sumbar, Nasir Ahmad menyatakan,pameran lowongan pekerjaan tersebut merupakan langkah strategis untuk mengurangi tingkat pengangguran terbuka di Sumbar.

Berdasarkan data, tingkat penganguran terbuka di Sumbar saat ini dari data Badan Pusat Statistik (BPS) Sumbar pada Februari 2017 mencapai 151.900 orang atau 5,80 persen dari 2,62 juta angkatan kerja.

"Angka ini cenderung mengalami kenaikan. Jika dibandingkan pada bulan Agustus tahun yang lalu. Dimana tingkat penganguran terbuka hanya sebesar 5,09 persen," ungkap dia.

Peningkatan jumlah angka pengangguran tersebut jelas dia disebabkan oleh pertumbuhan angkatan kerja yang tinggi, belum optimalnya pertumbuhan kesempatan kerja, pendayagunaan tenaga ... Baca halaman selanjutnya