GOLKAR: Survei Indo Barometer Jagokan Mahyeldi-Weno Aulia Durin untuk Pilkada Padang

"Sikap resmi Partai Golkar hingga kini belum ada dan direncanakan September ini diumumkan setelah hasil survei clear."
Weno Aulia Durin (KLIKPOSITIF)

PADANG, KLIKPOSITIF -- Partai Golkar jagokan duet Mahyeldi Ansyarullah-Weno Aulia Durin untuk bertarung di Pilkada Kota Padang 2018. Kandidat ini dijagokan dengan mengacu kepada hasil survei sementara Indo Barometer yang digandeng partai berlambang pohon beringin untuk melihat figur yang pas dan layak menjadi kepala daerah.

Dari survei tersebut, putra mantan Walikota Padang dan Gubernur Sumbar Hasan Basri Durin ini berpotensi diusung sebagai cawako, mendampingi calon incumbent, Mahyeldi Ansyarullah yang berasal dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS). Pasangan ini lebih diterima banyak pihak ketimbang pasangan calon lain.

"Itu baru hasil survei sementara, kecenderungannya memang demikian. Namun sikap resmi Partai Golkar hingga kini belum ada dan direncanakan September ini kita umumkan setelah hasil survei clear," ujar Darul Siska, Ketua Bidang Pemenangan Pemilu Sumatera II (Sumbar, Jambi, Riau Kepri) DPP Partai Golkar, Kamis 24 Agustus 2017.

Kata Darul, karena pasangan Mahyeldi-Weno yang tertinggi dari hasil survei itu, maka komunikasi politik dan pendekatan terus dilakukan dengan Mahyeldi secara intens dengan harapan berbuah kepada sepakatnya pasangan Mahyeldi-Weno maju sebagai calon walikota dan wawako.

Namun, sambung Darul, seandainya, pasangan ini tidak jadi atau Mahyeldi mencari figur lain, maka Partai Golkar melirik calon lain yang juga diakui kredibel dan kepeduliannya. "Tak mesti dari calon Golkar, tapi kader parpol lain juga bisa. Yang ini, belum dipastikan, apakah kader Golkar menjadi orang nomor satu atau dua," katanya.

Darul menyebutkan Golkar tak mau gegabah dalam mengusung calon kepala daerah. Selain menurunkan tim survei dari lembaga survei berkelas, DPP juga menerima masukan berbagai pihak sebagai bahan pertimbangan dalam mengambil keputusan, termasuk aspirasi dari bawah dan respon masyarakat.

Sebelumnya, Korwil I Sumbar DPP Partai Golkar, Yan Heksas menyebut Partai ... Baca halaman selanjutnya