Gubernur Sumbar Terima Penghargaan Paling Inisiatif Dorong Energi Baru dan Terbarukan

Gubernur Sumbar, Irwan Prayitno menerima Anugerah Energi Lestari 2017 dari Majalah Gatra yg diserahkan oleh Menteri ESDM RI Ignasius Jonan sebagai Kepala Daerah Yg Mempunyai Inisiatif Mendorong Pengembangan Energi Baru dan Terbarukan tahun 2017,di Hotel JS Luwansa, Jakarta, Jumat (15/9).
Gubernur Sumbar, Irwan Prayitno menerima Anugerah Energi Lestari 2017 dari Majalah Gatra yg diserahkan oleh Menteri ESDM RI Ignasius Jonan sebagai Kepala Daerah Yg Mempunyai Inisiatif Mendorong Pengembangan Energi Baru dan Terbarukan tahun 2017,di Hotel JS Luwansa, Jakarta, Jumat (15/9).  (Humas Pemprov Sumbar)

KLIKPOSITIF - Pemerintah Provinsi ( Pemprov ) Sumatera Barat ( Sumbar ) kembali meraih penghargaan . Kali ini penghargaan yang diserahkan Menteri Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) RI, Ignasius Jonan kepada Gubernur Sumbar , Irwan Prayitno. Penghargaan itu diberikan pada Kepala Daerah yang memiliki inisiatif untuk mendorong masyarakat mengembangkan energi baru-terbarukan katefori pemerintah daerah.

Selain itu, prestasi itu adalah pengahargaan diberikan sebagai bentuk apresiasi dari Majalah Gatra dalam acara 'Anugerah Energi Lestari 2017', di Hotel JS Luwansa, Jakarta, Jumat (15/9). Penghargaan ini diberikan kepada perusahaan BUMN maupun swasta, serta lembaga maupun pemerintah daerah yang berkomitmen terhadap perkembangan yang dianggap memberikan kontribusi besar terhadap pengembangan energi terbarukan di Indonesia.

Ada 11 kategori penghargaan yang penerimanya diseleksi ketat oleh tim panelis yang terdiri dari Pemimpin Redaksi Majalah Gatra Carry Nadeak, Ketua Masyarakat Energi Baru Terbarukan Indonesia (METI) Surya Darma, Sekretaris Dirjen Energi Baru Terbarukan dan Konsevasi Energi (EBTKE) Dadan Kusdiana dan Tenaga Ahli EBTKE, Faisal Rahadian. 

Baca Juga

Dalam 11 kategori tersebut, Sumbar termasuk didalamnya dengan beberapa penilaian. Dimana, Pemprov Sumbar memberikan kemudahan dalam berinvestasi, terutama pada bidang energi baru dan terbarukan. Kemudian, Sumbar menjadikan daerahnya salah satu Provinsi yang mendorong pembangunan PLTMH yang ramah lingkungan.

Tak hanya itu, penilaian juga melihat adanya upaya pengembangan panas bumi dan pembangunan PLTS di daerah terpencil yang belum terlistriki oleh PLN di daerah Sumbar . Lalu, keinginan Sumbar untuk menjadikan daerahnya sebagai lumbung energi hijau. Terakhir, Pemprov Sumbar telah menjalin kerjasama dengan Dirjen EBTKE dalam pengembangan energi baru dan terbarukan, serta telah mengirim tim teknis ke Jerman untuk mempelajari konsep tersebut.

"Ini merupakan bentuk apresiasi kami kepada berbagai pihak, baik swasta, BUMN, Lembaga Negara maupun Pemerintah Daerah yang berkomitmen terhadap perkembangan energi bari terbarukan di Indonesia," kata Presiden Direktur Gatra Media Group, Tigor M. Tanjung. 

Dalam kesempatan yang sama, Menteri ESDM Ignasius Jonan yang turut hadir menyerahkan penghargaan menyebutkan, pemerintah saat ini sangat serius dalam pengembangan energi baru terbarukan di tanah air. "Terbukti hingga September 2017, pemerintah sudah menandatangani 60 kontrak terkait energi baru terbarukan, " ujar Jonan.

Sementara itu, Gubernur Sumbar Irwan Prayitno mengatakan, penghargaan ini merupakan hasil dari kerja keras Pemprov Sumbar yang telah berinisiatif dalam pengembangan "Green Energy" di Sumbar . Karena, pengembangan ini sangat penting mengingat kontur alam Sumbar yang memliki potensi itu. Tak hanya itu, Pemprov juga mendorong pelestarian lingkungan dalam proses pembangunan.

Irwan juga menambahkan, Pemprov sangat terbuka untuk investasi dari berbagai investor, karena akan bisa meningkatkan kesejahteraan masyarakat setempat.

Menurutnya, meskipun peluang investasi yang ada, sangat beragam. Tetapi peluang energi baru terbarukan memiliki potensi yang cukup besar untuk menarik investor. Apalagi, sumber energi di Sumbar sangat banyak diantaranya dapat diperoleh dari sampah (limbah sawit), air, dan panas bumi.

Selain itu, saat ini sumber energi itu masih berusaha untuk selalu ikembangkan. Meskipun dari air dan batu bara, pasokan dari kedua bahan tersebut masih aman untuk jangka waktu lama. Namun lambat laun, tentunya sumber daya ini akan terus berkurang.

"Jadi adanya energi baru terbarukan di Sumbar , diharapkan akan semakin memudahkan pemenuhan kebutuhan energi yang ramah lingkungan. Sehingga, dengan terkumpulnya energi di Sumbar dapat memenuhi kebutuhan pasokan yang ada untuk masyarakat," tukasnya.

Senada Gubernur, Kepala Dinas ESDM Sumbar , Herry Martinus mengatakan, Dinas ESDM Sumbar akan terus berupaya mengembangkan energi baru terbarukan di Sumbar . Karena, dengan mengembangkan energi baru terbarukan akan menutupi kebutuhan akan energi yang telah ada. Sebab, energi yang telah ada itu tidak selamanya akan memenuhi pasokan energi di Sumbar dan lambat laun akan menipis. 

"Jadi adanya energi baru terbarukan yang dikembangkan di Sumbar akan membantu pasokan energi untuk kebutuhan masyarakat," katanya.

Untuk itu, kata Herry, Dinas ESDM akan membuat Rencana Umum Energi Daerah (RUED) dan Rencana Umum Ketenagalistrikan Daerah (RUKD) untuk pengembangan energi baru terbarukan di Sumbar .

[Joni Abdul Kasir]

Baca Juga

Penulis: Webtorial

Video Terbaru

Sumbar Kesulitan Solar

YouTube channel KlikPositif.com