Menyamar Jadi Penumpang Bus, Tahanan Kabur dari Sijunjung Ditangkap di Solok

"Tahanan kabur ini sebelumnya tersangkut kasus KDRT"
Tehegeli Benatola (Istimewa)

SOLOK, KLIKPOSITIF -- Pelarian Tehegeli Benatola, salah seorang dari 12 tahanan kabur dari Lapas Kelas II B Muaro Sijunjung beberapa hari lalu, akhirnya terhenti di Solok. Pria berusia 41 tahun ini diciduk petugas Satlantas Polres Solokn Arosuka saat menyamar jadi penumpang dalam Bus Tampalo, Kamis 21 September 2017.

Penangkapan pria dengan kasus Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) itu berawal dari koordinasi antara aparat Polres Sijunjung dengan aparat Polres Solok Arosuka.

"Polres Sijunjung berkoordinasi dengan kami, karena ada salah seorang tahanan Kabur Lapas Muaro Sijunjung yang kabur menggunakan Bus Tampalo pagi tadi," ungkap Kapolres Solok Arosuka AKBP Reg Ngenana didampingi Kasat Lantas Iptu Bayful Yendri.

Mendapat laporan tersebut dan bermodalkan ciri pelaku serta identitas bus yang ditumpangi, Polres Arosuka langsung menerjunkan dua personil Satlantas yang piket pagi tadi untuk mencegat tersangka di jalan.

Benar saja, tidak berselang begitu lama, petugas lantas akhirnya melihat mobil yang jadi target dan langsung menghentikannya. Tak ingin buruannya lepas, petugas lansung bergerak cepat menggeledah penumpang mobil, dan mendapati tersangka yang duduk di deretan kursi penumpang.

Saat dilakukan interogasi, tersangka mengakui kalau memang dirinya melarikan diri dari Lapas Muaro Sijunjung beberapa waktu lalu.

Hingga Kamis sore, tersangka masih diamankan di ruang tahanan Mapolres Arosuka,menunggu dijemput pihak Polres Sijunjung dan Lapas kelas II B Muaro Sijunjung.

[Syafriadi]