Tidak Sepakat Penganugerahan Megawati, FMM Temui Pejabat UNP

Dialog FMM dengan pejabat UNP
Dialog FMM dengan pejabat UNP (KLIKPOSITIF/Cecep)

PADANG, KLIKPOSITIF -- Perwakilan Forum Masyarakat Minangkabau ( FMM ) bertemu dan berdialog dengan perwakilan pejabat Universitas Negeri Padang ( UNP ), Jum'at 22 September 2017 di Gedung Rektorat UNP Jalan Hamka Air Tawar Padang. Pertemuan itu berkaitan dengan rencana penganugerahan Dr Honoris Causa (HC) oleh UNP kepada Megawati Soekarno Putri.

Dalam dialog itu, Wakil Ketua FMM , Ibnu Aqil D Ghani menyampaikan, FMM tidak sepakat dengan rencana UNP tersebut. Katanya, ada beberapa indikator penganugerahan itu telah menyalahi aturan, salah satunya calon penerima gelar doktor kehormatan memiliki gelar akademik minimal Strata Satu (S1).

"Sepanjang kami ketahui, di riwayat pendidikan Megawati Soekarno Putri tidak ditemukan data pernah memiliki gelar sarjana, sehingga gelar HC itu tidak memenuhi syarat sesuai Permendikbud no 21 tahun 2013," jelasnya.

Baca Juga

Selain itu, katanya indikator yang diberikan UNP bahwa Megawati Soekarno Putri telah berjasa dalam mengubah paradigma dunia pendidikan nasional yang ditandai dengan lahirnya UU (undang-undang) tentang sistem nasional, bukan sepenuhnya keterlibatan Megawati, namun andil dari semua pihak.

"Lahirnya UU tentang sistem pendidikan bukanlah jasa dari orang perseorangan," ungkapnya.

Sementara itu, Ketua Promotor Penganugerahan, Sufyarma Marsidin, menyebut syarat minimal gelar Sarjana untuk penganugerahan Dr HC dalam Permenristekdikti sudah dicabut.

"Dalam permenristekdikti yang baru, syarat S1 sudah dicabut," ujarnya.

Wakil Rektor Dua UNP , Syahril mengatakan penganugerahan murni memandang masalah pendidikan atau akademik.

[Cecep Jambak]

Baca Juga

Penulis: Iwan R

Video Terbaru

Sumbar Kesulitan Solar

YouTube channel KlikPositif.com