Peralatan Rumah Tangga Ini Ternyata Boros Listrik

"Jangan coba-coba memasukkan pakaian kotor lebih dari kapasitas kilogram yang ditentukan"
Peralatan rumah yang boros listrik (Kredit gogo)

KLIKPOSITIF - Seperti yang diketahui, PT PLN (Persero) telah melakukan penyesuaian tarif listrik untuk kategori rumah tangga mampu daya 900 Volt Ampere (VA). Sebenarnya tidak ada kenaikan tarif listrik. Selama ini ada sekitar 18,7 juta pelanggan listrik 900 VA yang termasuk golongan mampu dan tidak layak disubsidi.

Nah, bagi anda yang tidak lagi menikmati subsidi listrik, ada beberapa cara yang bisa dilakukan agar pemakaian listrik bisa ditekan. Jika alat-alat rumah tangga dan perangkat elektronik jarang dipakai, atau sudah selesai dipakai, biasakan untuk dimatikan dan cabut dari stop kontak agar listrik tidak teraliri terus.

Ada sejumlah peralatan rumah tangga yang memakan banyak daya listrik. Anda bisa mengurangi tagihan dengan memperhatikan pemakaian peralatan tersebut.

Lampu Penerangan
Jika terbiasa beli lampu putih maka sekarang saatnya untuk mengganti dengan lampu LED (Light Emitting Dioda). Lampu model ini tahan panas dengan ukuran watt kecil. Untuk malam hari, biasakan gunakan lampu seefektif mungkin. Jika akan tidur matikan lampu di ruangan seperti kamar mandi, lampu dapur, dan lampu kamar. Cukup nyalakan lampu teras saja.

Lemari Es
Jangan pernah memasukkan makanan atau minuman panas ke dalam lemari es karena ini membuat kinerja lemari es menjadi lebih berat. Sehingga kompresor pendingin semakin banyak mengonsumsi listrik. Lalu, isi lemari es secukupnya. Wanita biasanya juga memasukkan kosmetik yang memerlukan kondisi dingin ke lemari pendingin. Itu juga semakin memberatkan kinerja kondensor. Bersihkan juga kondensor secara teratur.

Penyejuk Udara (Air Conditioner)
Gunakan AC sesuai kebutuhan dan atur suhu ruangan sesuai kebutuhan. Jangan terlalu dingin ketika sedikit orang, dan suhu pun jangan terlalu rendah ketika banyak orang di ruangan. Hindari juga kebocoran udara luar. Jika udara dari luar ruang masuk, pendingin ... Baca halaman selanjutnya