Ini Sanksi Bagi Pelaku Usaha di Payakumbuh yang Tidak Mematuhi Perda KTR

"Kami ingatkan kembali kepada pelaku usaha untuk dapat memperhatikan dan mematuhi Perda KTR yang telah ada"
Kepala Dinas Kesehatan Payakumbuh Elzadaswarman (Ade Suhendra/Klikpositif)

PAYAKUMBUH, KLIKPOSITIF -- Dinas Kesehatan Payakumbuh kembali memberi peringatan kepada pelaku usaha restoran, rumah makan, dan hotel untuk mematuhi Perda No 15 Tahun 2011 tentang Kawasan Tanpa Asap Rokok (KTR).

Kepala Dinas Kesehatan Payakumbuh Elzadaswarman kepada KLIKPOSITIF mengatakan, saat ini masih banyak pelaku usaha seperti pemilik cafe dan penginapan untuk mematuhi Perda KTR yang telah ada sejak tahun 2011.

"Kami ingatkan kembali kepada pelaku usaha untuk dapat memperhatikan dan mematuhi Perda KTR yang telah ada," kata ELzadaswarman yang akrab disapa Pak Zet ini.

Elzadaswarman mengatakan, untuk KTR yang telah berjalan maksimal yaitu berada di sekolah, rumah sakit, dan tempat keagamaan. Ini dibuktikan dengan diraihnya predikat juara UKS tingkat nasional oleh Payakumbuh.

Bagi pelaku usaha yang tidak mematuhi perda tersebut, pimpinan atau penanggung jawab KTR dikenakan sanksi administratif berupa teguran lisan dan tertulis. Setelah mendapat teguran tertulis
sampai 3 kali, maka dikenakan sanksi pembekuan atau pencabutan izin usaha.

[Ade Suhendra]