DLH Sumbar : Pemulihan Laut dari Tumpahan Minyak Ditanggung Perusahaan

"Perusahaan itu harus bertanggung jawab, karena itu berasal dari pipa mereka"
Tumpahan Minyak di Perairan Teluk Bayur (Istimewa)

PADANG, KLIKPOSITIF -- Pemerintah Provinsi Sumatera Barat saat ini melakukan kajian terkait kerusakan laut akibat tumpahan minyak nabati dari pipa milik PT Wira Innomas, di Teluk Bayur, Padang.

Kajian tersebut dilakukan oleh Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Sumbar bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumbar.

"Kajian ke lapangan tersebut dilakukan untuk langkah tanggap darurat terkait kondisi perairan Teluk Bayur," kata Pelaksana Tugas Kepala DLH Sumbar, Siti Aisyah pada KLIKPOSITIF.

Ia mengatakan, untuk pemulihan laut pasca tumpahan 50 ton minyak nabati itu akan ditanggung oleh perusahaan.

"Perusahaan itu harus bertanggung jawab, karena itu berasal dari pipa mereka. Untuk informasi tambahan akan kami sampaikan setelah tim selesai melakukan kajian lapangan," jelas dia.

Baca Juga : Tumpahan Minyak di Teluk Bayur Mencapai 50 Ton

Sementara itu, terkait langkah antisipasi tumpahan minyak tidak meluas ke area perairan lain, Pelindo Teluk Bayur saat ini telah memasang 2 alat Oil Boom.

Baca Juga : Antisipasi Tumpahan Minyak Meluas, Pelindo II Pasang Dua Oil Boom

Pemasangan Oil Boom tersebut agar tumpahan minyak tidak menganggu aktifitas pelabuhan.

"Untuk sanksi perusahaan, kami tunggu hasil penyelidikan dari Kantor Sabandar Otoritas Pelabuhan (KSOP) dengan pihak kepolisian. Sekarang kami fokus pada langkah antisipasi saja," pungkas Humas Pelindo Teluk Bayur, Muhammad Taufik.

[Joni Abdul Kasir]