Minyak Tumpah di Teluk Bayur, Pemko Padang Ancam Cabut Izin Perusahaan

"Perusahaan itu telah lalai dalam mengontrol alat operasional "
Tumpahan Minyak di Perairan Teluk Bayur (Istimewa)

PADANG, KLIKPOSITIF -- Pemerintah Kota Padang mengancam bakal mencabut izin PT Wira Innomas terkait kebocoran pipa yang menyebabkan pencemaran perairan Teluk Bayur, Padang pada Kamis 28 September 2017 siang.

Dinas Lingkungan Hidup Kota Padang menilai, perusahaan itu telah lalai dalam mengontrol alat operasional perusahaan.

Sanksi pencabutan izin tersebut sesuai dengan Undang Undang No. 32 Tahun 2009 Tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup.

"Sesuai dalam aturan itu, sanksi bisa dalam bentuk pencabutan izin lingkungan dan pemberhentian operasional perusahaan," kata Kepala Dinas Lingkungan Hidup, El Amin.

Pencabutan izin lingkungan atau operasional perusahaan tersebut bisa dilakukan dengan paksa karena menurut dia, kejadian ini telah mencemari lingkungan perairan.

"Walaupun ini insiden, tapi ada kelalaiannya dalam mengelola perusahaan. Kami bisa memberhentikan perusaahan tanpa ada teguran. Tapi kami akan berlakukan sanksi paksaan pemerintah," tegasnya.

Pemerintah Kota (Pemkot) Padang mendesak PT Wira Inno Mas selaku operator kilang minyak sawit mentah (CPO) di Telur Bayur untuk segera melakukan penyedotan tumpahan minyak sawit.

"Kami minta perusahaan untuk memulihkan kembali pencemaran laut di teluk Bayur seperti bentuk semula. Jika tidak dilakukan kami akan cabut izin lingkungannya," pungkas dia kemudian.

Kedepan, untuk mengantisipasi kejadian serupa, Pemkot Padang berencana meningkatkan intensitas pemeriksaan lingkungan terhadap seluruh fasilitas penimbunan CPO di Teluk Bayur.

[Joni Abdul Kasir]