Walhi Sumbar Beberkan Dampak Tumpahan Minyak CPO

"Salah satu dampaknya akan mengancam kerusakan ekosistem laut"
Tumpahan minyak di laut kawasan Pelabuhan Teluk Bayur, Kamis (28/09/2017) (Dokumentasi Walhi Sumbar)

PADANG, KLIKPOSITIF -- Direktur Walhi (Wahana Lingkungan Hidup Indonesia) Sumbar, Uslaini, menjelaskan Tumpahan minyak CPO (Crude Palm Oil) akan mengancam kerusakan ekosistem laut. Ancaman itu akan menyebabkan punahnya jenis ikan yang hidup diperairan dangkal dengan kedalaman 0-200 meter. Ancaman terberat katanya, bagi jenis ikan Pelagis dan kura-kura serta terumbu karang, mengingat perkiraan jumlah CPO mencapai 50 ton.

Dijelaskannya, Keberadaan minyak kelapa sawit ini tentu akan mempengaruhi jenis ikan tersebut yang dapat menyebabkan keracunan dan mati. Minyak sawit ini akan masuk kedalam paru-paru mamalia dan reptil laut sehingga menyebabkan mereka keracunan dan mati. Apalagi kawasan perairan sekitar Teluk Bayur juga merupakan habitat Kura-Kura.

"CPO atau minyak mentah kelapa sawit jika terbuang kelingkungan akan menjadi bahan pencemar yang berbahaya bagi lingkungan. Hal ini disebabkan karena minyak kelapa sawit mengandung BOD (Biological Oxigen Demand) yang tinggi dan tentu sangat berbahaya bagi biota laut," katanya, Kamis Malam.

Kemudian, Molekul minyak akan menghalangi cahaya matahari dan oksigen masuk kelaut yang ditutupi oleh minyak sawit ini. Hal ini akan berpengaruh bagi terumbu karang dan biota bawah laut lainnya. Terhalangnya cahaya matahari dan oksigen tentu akan mempengaruhi proses fotosintesis dan respirasi biota laut dan dalam jangka panjang akan memicu terjadinya coral bleaching dan kematian biota laut.

Akibat dari minyak CPO, Bioplankton dan mikroorganisme laut yang ada dipermukaan akan langsung mati dan ini akan berpengaruh terhadap ikan-ikan yang ada disekitar perairan ini dan tentunya akan menganggu rantai makanan bagi ekosistem disana.

Dilanjutkannya, Tidak hanya habitat laut, cemaran minyak sawit juga akan mempengaruhi jenis burung yang selama ini mencari ikan sebagai sumber makanan mereka di kawasan itu. Mereka akan memakan ikan yang sudah keracunan atau tercemar minyak sawit ... Baca halaman selanjutnya