Menkes: Penanganan Lansia di Indonesia Perlu Contoh Negara Lain

"Pemerintah provinsi seharusnya juga memanfaatkan dana untuk lansia, sehingga jangan sampai adalagi mereka yang terlantar."
Menteri Kesehatan Nina Moeloek (KLIKPOSITIF/Joni)

PADANG, KLIKPOSIIF -- Menteri Kesehatan Nina Moeloek menerangkan, sebanyak 2.432 dari total 9.754 puskesmas di Indonesia sudah ramah pasien lanjut usia (lansia) dengan memberikan pelayanan dan fasilitas khusus.

Menurut Moeloek, masih banyak lansia di Indonesia yang dalam kondisi memprihatinkan dan telantar. Berbagai faktor membuat lansia tidak mendapatkan perawatan, diantaranya disebabkan anak dan menantunya bekerja sehingga orang tua seringkali terabaikan.

"Kami berharap mereka aktif dan kreatif. Kita harus berkaca kepada negara lain. Saya pernah ke salon bertemu dengan bule sudah lansia tapi masih perawatan," kata Moeloek Kongres Nasional VII Perhimpunan Gerentologi Medik Indonesia (PERGEMI), Sabtu 30 September 2017 di Padang.

Menkes menegaskan, Pemerintah provinsi seharusnya juga memanfaatkan dana untuk lansia, sehingga jangan sampai adalagi mereka yang terlantar.

"Dinas kesehatan provinsi harus bisa memberdayakan mereka," tegasnya.

Hal tersebut dijelaskannya sebab lansia atau orang yang telah berusia senja sangat rentan terhadap penyakit baik fisik maupun psisikis. Secara medis lansia sangat rentan terhadap Hepertensi, radang sendi, katarak dan tuli.

"Untuk itu perlu perawatan khusus bagi mereka," katanya saat

Selain itu lansia butuh perhatian serius, dan perawatan multidisiplin. Sebab yang namanya lansia kemungkinan besar menderita penyakit tersebut itu. Pemerintah sebagai regulator akan terus mendorong agar lansia mendapatkan perlakuan yang bagus dalam bidang kesehatan.

"Jangan sampai pengobatan lansia ditangani banyak dokter, sebab akan menyebabkan dari banyak dokter itu akan memberikan bermacam obat yang berada, nanti bukannya sehat malah tambah sakit," katanya.

"Rawat dipoli, ya di poli saja, biar yang menangani diseragamkan," jelasnya.

Sementara Ketua Perhimpunan Gerontologi Medik Indonesia (Pergemi) Siti Setiati mengatakan, Lansia seharusnya bisa dirawat di ... Baca halaman selanjutnya