Sosok Huggies Yustisio di Mata Pelatih

"Hugies anak yang sopan dan rendah hati dan gigih"
Huggies Yustisio (KLIKPOSITIF/Joni Abdul Kasir)

PADANG, KLIKPOSITIF -- Bakat atlet karate Huggies Yustisio (17) yang akan memperkuat Indonesia di ajang World Karate Federation (WKF) di Barcelona Spanyol, pada 25-29 Oktober 2017 mendatang sudah terlihat sejak anak tukang ojek tradisional di Kabupaten Solok itu mengenal dunia karate.

Huggies terkenal ulet dalam latihan dibandingkan teman-teman satu angkatannya. Dia akan selalu penasaran dan mengulang-ulang teknik yang diberikan sebelum bisa menguasai teknik tersebut. Hal itu dibeberkan Pelatih Huggies, Zelly Herianto, kepada KLIKPOSITIF usai pelepasan keberangkatan Huggies ke Barcelona, Spanyol, Rabu 4 September 2017 di Padang.

Atlet asuhan perguruan Inkanas itu suka bertanya tentang karate baik teknik, taktik dan strategi dalam bertanding pada pelatih. "Hugies anak yang sopan dan rendah hati dan gigih," tutur Zelly.

Sejak mulai latihan umur 7 tahun (kelas 2 SD), penguasaan tekniknya tampak menonjol dibandingkan teman-temannya. Anaknya tidak mau kalah (dalam artian positif), walaupun dlm hal kecil, misalnya saat pemanasan di suruh pacu lari pasti selalu ingin menjadi yang terdepan, disuruh push up pasti ingin jadi yg terbanyak.

"Dalam latihan selalu diikuti dengan sungguh-sungguh dan serius," katanya.

Saking terlalu seriusnya sering juga bertengkar dengan teman sesama latihan. Ada momen tertentu saat uji tangkas (bertarung), Anak pasangan Yusman (50) dengan Tanti Maria (46) ini adakalanya bertengkar dengan temannya.

"Dia kalau memukul ya betul dipukul, tidak sadar kalau itu hanya uji tangkas. Kadang temannya merasa sakit dan terjadi pertengkaran kecil," katanya.

Tapi Huggies anaknya sportif habis latihan dia minta maaf lagi dengan lawan tandingnya dan setelah itu berteman seperti biasa.

Zelly Herianto berharap anak asuhnya itu bisa tampil semaksimal mungkin dan bisa membawa medali pulang ke Indonesia. "Dia kebanggaan kita atlet masa depan karena usia masih ... Baca halaman selanjutnya