Janjikan Rp15,6 Juta, Penipu Warisan Soekarno Diamankan di Kabupaten Solok

"Dana tersebut dijanjikan akan dicairkan tanggal 20 Oktober 2017 mendatang"
Ilustrasi (KLIKPOSITIF/Haswandi)

SOLOK, KLIKPOSITIF -- Diduga kuat melakukan penipuan berkedok pembagian harta peninggalan Presiden pertama RI, Soekarno, 7 orang warga kecamatan Koto Parik Gadang Diateh (KPGD) Kabupaten Solok Selatan diamankan petugas Polsek Lembah Gumanti, Kabupaten Solok, Rabu 11 Oktober 2017.

Para pelaku itu diantaranya berinisial YW (42) yang merupakan ketua untuk wilayah Kabupaten Solok Selatan, warga Jorong Batang Pasampan Nagari Pakan Rabaa KPGD. Pelaku lainnya adalah A (48), Id (48) sebagai sekretaris, S(23) Warga Sungai Kalu Pakan Rabaa, ISW (40), FY (40) dan SN (19), yang juga warga Batang Pasampahan Pakan Rabaa KPGD Solok Selatan.

Dari informasi yang dihimpun KLIKPOSITIF, ketujuh pelaku melancarkan aksinya di kawasan Nagari Air Dingin Kecamatan Lembah Gumanti Kabupaten Solok semenjak lebih kurang 1 minggu yang lalu.

Para pelaku mengklaim sebagai pengurus dan pemegang surat kuasa UN Swissindo, lembaga yang berwenang mencairkan dana warisan Soekarno.

Dalam melaksanakan aksinya, para pelaku mendatangi warga yang bermukim jorong Air Sonsang nagari Air Dingin, dengan alasan ingin membagikan bantuan dana warisan Soekarno untuk anak yatim dan masyarakat miskin.

Pelaku kemudian menjual voucer bantuan dana UN Swissindo dengan harga Rp20.000/perkepala dan mendata warga yang telah membeli voucher tersebut. Calon penerima bantuan juga harus melampirkan  foto copy KTP sebanyak 3 lembar dan foto ukuran 3x4 sebanyak 3 lembar.

Setelah membeli voucher tersebut, warga dijanjikan akan diberikan dana bantuan sebesar Rp15,6 Juta untuk dewasa dan Rp13 juta bagi anak-anak. Dana tersebut dijanjikan akan dicairkan tanggal 20 Oktober 2017 mendatang.

“Mereka sudah mulai melancarkan aksinya lebih kurang sejak satu minggu lalu, para pelaku mengumpulkan dana dan mendata warga," ungkap Walinagari Air Dingin, Patrizal.

Mendapat informasi itu, Wali nagari Air Dingin bersama ... Baca halaman selanjutnya