Soal Bantuan Dana CSR, Ini Kata Bupati Mentawai

"Bupati minta perusahaan berkoordinasi dengan Pemkab Mentawai terkait dana CSR"
Yudas Sabaggalet (KLIKPOSITIF/Joni Abdul Kasir)

PADANG, KLIKPOSITIF -- Bupati Kepulauan Mentawai, Yudas Sabaggalet, menyayangkan sikap perusahaan-perusahaan yang mencari makan dan mengolah hasil alam daerah tersebut, namun sangat minim berkoordinasi dengan pemerintah daerah Mentawai terkait dana CSR (Corporate Social Responsibility).

"Perusahaan, apakah itu HPH atau perusahaan menyangkut pariwisata seperti resort, koordinasi dikit lah..! Jadi jelas kemana dana CSR mereka," kata Yudas.

Sebab, menurut bupati, setelah kontrak mereka habis pemkab akan menjadi sasaran selanjutnya.

"Nanti habis kontraknya ditinggal begitu saja, masyarakat nuntut sama kami," katanya.

Seperti di Tiniti, Kecamatan Siberut Barat, ada masyarakat dibantu lampu penerangan oleh perusahaan. Namun ternyata lampu itu rusak dan masyarakat minta pemerintah untuk memperbaikinya.

"Saya terkejut juga kok minta perbaikan lampu sama saya. Intinya perusahaan tidak koordinasi," ujarnya.

Yudas menegaskan selama ini Pemkab Mentawai telah berlaku baik terhadap perusahaan yang berinvestasi. "Kalau bicara ego, saya bupatinya, saya juga pejabat negara walaupun izin mereka dari pusat," tegasnya.

Dengan koordinasi, lanjut bupati, arah kebijakan dan anggaran yang ditetapkan pemerintah ke depan akan jelas.

"Jika koordinasi kan jelas kami sudah bangun ini itu. Kami sudah bangun ini dan itu melalui CSR, kami tinggal melanjutkannya saja," tukasnya.

[Joni Abdul Kasir]