Polisi Gelar Rekonstruksi Pembunuhan dengan Membakar di Pessel

"Berada tepat di halaman rumah korban, rekonstruksi yang digelar saat itu menarik antusias warga setempat"
Rekonstruksi kasus pembunuhan di Pessel. (istimewa)

PESSEL, KLIKPOSITIF -- Kepolisian Sektor (Polsek) Lengayang menggelar rekonstruksi kasus pembunuhan tahun 2007 silam, tepatnya di Kampung Lubuk Begalung, Kenagarian Lakitan, Kecamatan Lengayang, Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel)-Sumbar, Jumat (13/10).

Saat rekonstruksi digelar, pelaku atas nama Almasri alias Al (45) yang membunuh korban Refi Indrayani (18) pada 8 November 2007 dengan cara membakar dikawal aparat kepolisian. Berada tepat di halaman rumah korban, rekonstruksi yang digelar saat itu menarik antusias warga setempat.

Baca Juga : 10 Tahun Buron, Pelaku Pembunuhan di Pessel Ditangkap Polisi

Dimulai pukul 09.45 WIB, pelaku memperagakan aksi pembakaran. Terlihat, korban ketika itu sedang bersama dua orang temannya yakni, Pik Okong dan Andre yang berada di ruang tamu. Kedua teman yang bersama korban saat itu juga ikut jadi menjadi korban.

Korban Refi yang menjadi sasaran pelaku mengalami luka parah dan meninggal dunia. "Usai kejadian itu, korban sempat dirawat di RSUP M Djamil Padang. Namun, luka bakarnya cukup parah, 19 hari setelah itu meninggal dunia," jelas Kapolsek.

Menyebut motif, Kapolsek mengatakan, aksi bakar ini berawal dari dari rasa sakit hati pelaku terhadap korban. Dimana, pelaku tidak terima korban menikah dengan mantan pacar keponakan pelaku yakni, Afrianto yang sudah menjadi suami dari korban.

"Akibat alasan sakit hati itulah pelaku membakar korban. Karena, harapannya si suami korban ini, sedapatnya menikah dengan keponakannya tersebut," jelasnya

Lanjutnya, dari rekonstruksi yang digelar tersebut, pelaku atas nama Al yang diduga membakar korban dengan sengaja dan terencana. Pelaku dikecam dengan ancaman hukuman pidana mati atau pidana penjara seumur hidup.

"Pelaku terjerat Pasal 340 KUHP tentang pembunuhan berencana. Minimal ... Baca halaman selanjutnya