Belasan Ribu Petugas Bantu KPU Padang Sukseskan Pilkada, Berapa Anggaran yang Dibutuhkan ?

"Untuk ketua PPK diberi honor Rp1.850.000, untuk anggota Rp 1.750.000. Untuk ketua PPS Rp 900 ribu, dan anggota Rp 750 ribu"
Kantor KPU Kota Padang (KLIKPOSITIF/Cecep Jambak)

PADANG, KLIKPOSITIF -- Komisi Pemilihan Umum (KPU) Padang menyiapkan anggaran lebih dari Rp16 Miliar untuk menggaji pengawas Ad Hoc di Pilkada 2018.

"Kalau diakumulasikan ada 16.528 petugas yang akan membantu KPU dalam menyukseskan pilkada nanti. Anggaran untuk honor lebih dari Rp16 Miliar, untuk masa kerja 9 bulan," kata Ketua Komisioner divisi Umum, Keuangan, dan Logistik, KPU Kota Padang, Mahyudin, Jum'at 13 Oktober kepada KLIKPOSITIF.

Dirincikannya, untuk petugas PPK, ada lima orang yang dibantu tiga orang sekretariat. Sehingga, berjumlah 88 orang. Sementara, untuk petugas PPS, tiap kelurahan berjumlah tiga orang ditambah dua orang sekretariat, dengan total petugas berjumlah 520 orang.

"Untuk ketua PPK diberi honor Rp1.850.000, untuk anggota Rp 1.750.000. Untuk ketua PPS Rp 900 ribu, dan anggota Rp 750 ribu," rincinya.

Selain honor PPK dan PPS, Mahyudin menjelaskan anggaran juga diperuntukkan pada Petugas Pemutakhiran Data Pemilih (PPDP) sebanyak 1.592 orang. PPDP ditempatkan satu orang di masing-masing TPS.

"Masa tugas PPDP dua bulan. Belum lagi untuk anggota KPPS, dan linmas. Besaran biaya di KPU memang untuk pembayaran honor anggota," tambahnya. (Cecep Jambak)