Pebalap Sepeda Tds Dipastikan Tidak Bisa Menginap di Limapuluh Kota, Kenapa ?

"untuk panitia Pemkab Limapuluh Kota telah menyediakan penginapan berupa homestay yang ada di lembah Harau"
Tour De Singkarak (KLIKPOSITIF)

LIMAPULUHKOTA, KLIKPOSITIF -- Pebalap sepeda yang akan turun di Event Tour De Singkarak pada etape 5 di kabupaten Limapuluh Kota, dipastikan bakal menginap di Kota Wisata Bukitinggi.

Hal tersebut diutarakan oleh Kabid Pariwisata Disparpora Kabupaten Limapuluh Kota, Nengsih, Kamis 19 Oktober 2017.

"Benar, untuk para pebalap, setelah dilakukan survey oleh panitia pusat akan menginap di Bukitinggi," Ucap Nengsih.

Namun, untuk panitia Pemkab Limapuluh Kota telah menyediakan penginapan berupa homestay yang ada di lembah Harau. Menurut Nengsih, para pebalap TDS harus menginap di Bukittinggi disebabkan kurangnya penginapan yang ada di Kabupaten Limapuluh Kota.

Pada tahun sebelumnya, Para pembalap TDS juga nginap di Kota Bukittinggi dikarenakan kurangnya fasilitas hotel dan homestay yang ada di Kabupaten tersebut.

"Kita berharap, tahun depan para pembalap telah dapat menginap di Kabupaten Limapuluh Kota," Lanjut Nengsih.

Saat ini, di Kabupaten Limapuluh Kota hanya terdapat lebih kurang 14 penginapan. Namun sebanyak 14 penginapan tersebut belum dapat menampung para pebalap beserta tim officialnya. Sebab, setiap penginapan rata - rata memiliki kamar sebanyak 5 unit.

Sehubungan dengan itu, seperti diberitakan sebelumnya pada tahun 2017, untuk penyelenggaraan TdS dengan total hadiha Rp2,3 Miliar ini, akan dimulai tanggal 18 November di Tanah Datar dan berakhir tanggal 26 November 2017.

Tim yang telah konfirmasi akan ikut sebanyak 20 tim dengan 100 rider, melalui 9 etape dengan panjang rute 1.226 kilometer. (Arya I)