Kabur Dua Pekan, Dua dari Enam Pencuri Bersenpi di Kota Solok Diciduk Polisi

"dari tangan tersangka polisi berhasil mengamankan satu pucuk senjata api jenis FN, satu pucuk senpi rakitan jenis revolver dan enam butir amunisi kaliber 99 mm"
Kapolres Solok Kota menunjukkan barang bukti senpi yang diduga digunakan pelaku penembakan. (KLIKPOSITIF/Syafriadi)

SOLOK KOTA, KLIKPOSITIF -- Polres Solok Kota merilis kasus percobaan pencurian menggunakan senjata Api (senpi) yang menimpa Naspi Hendri (52), warga Kelurahan Kampung Jawa, Kota Solok pada 30 September 2017 lalu. Pelaku baru berhasil diamankan dua pekan setelah kejadian.

Dalam kasus tersebut, polisi menangkap dua orang pelaku yakni, Herman Susanto (26), warga Nagari Cupak dan rekannya Visril Dodi alias Havis (34) yang juga berdomisili di daerah yang sama, namun berasal dari Lampung.

Kapolres Solok Kota, AKBP Dony Setiawan mengatakan, dari tangan tersangka polisi berhasil mengamankan satu pucuk senjata api jenis FN, satu pucuk senpi rakitan jenis revolver dan enam butir amunisi kaliber 99 mm.

"Senpi dan amunisi kita amankan dari rumah pelaku Havis, senpi tersebut disimpan dengan cara ditanam di bawah tanah di rumahnya," ungkap Kapolres Solok AKBP Dony Setiawan.

Menurut keterangan Dony Setiawan, kasus tersebut memang terjadi pada tanggal 30 September, namun sengaja tidak diekspos waktu itu lantaran petugas tidak ingin kehilangan pelaku yang sebetulnya telah diketahui identitasnya itu.

Kawanan perampok yang diduga kuat berjumlah enam orang itu awalnya hendak menggasak rumah milik Naspi Hendri (52) yang berada di kawasan kampung jawa, Kota Solok. Kawanan tersebut diketahui beraksi sekitar pukul 01.00 dinihari WIB.

Menurut Dony, kejadian itu bermula saat para pelaku mendatangi rumah korban. Para pelaku pun mengetok pintu yang sedang terkunci. Korban yang curiga didatangi sekawanan orang pada dini hari sempat membuka sebagian pintu dan menyisakan terali besi.

"Saat korban menanyai maksud kedatangan para pelaku, tiba tiba salah seorang pelaku mengacungkan senjata api dan menembak korban," papar Kapolres.

Akibat tembakan tersebut korban menderita luka tembak di bagian leher dan bahu kanannya. Melihat korban berdarah, pelaku langsung kabur dengan menggunakan sepeda motor. Dari pengembangan, ... Baca halaman selanjutnya