Banyaknya Kecelakaan di Perlintasan Kereta Api, Ini Kata Pengamat dari Unand

"Sebagian besar kecelakaan tersebut terjadi di jalur perlintasan tanpa palang pintu"
Kereta Api Pariwisata Padang-Pariaman (KLIKPOSITIF/Haswandi)

PADANG, KLIKPOSITIF -- Pengamat Transportasi Publik dari Universitas Andalas Padang, Yossyafra, menyebut bahwa kecelakaan yang terjadi di perlintasan kereta api merupakan permasalahan yang telah biasa yang terjadi di seluruh Indonesia.

"Untuk itu, stakeholder terkait mesti memikirkan konsep agar kecelakaan yang terjadi di perlintasan kereta api berkurang. Sebab kecelakaan itu tidak hanya melibatkan pengendara atau pejalan kaki, tetapi mesti memikirkan penumpang kereta api. Jadi, keselamatan mesti ditujukan untuk semua," ungkapnya.

Dikatakannya, sejak tahun 2016 hingga Juli 2017 di Sumbar setidaknya sudah terjadi 35 kecelakaan di perlintasan kereta api. Dari 35 kali kecelakaan tersebut , 27 diantaranya melibatkan kendaraan roda empat dan roda dua.

"Sebagian besar kecelakaan tersebut terjadi di jalur perlintasan tanpa palang pintu. Sisanya kecelakaan yang mengenai pejalan kaki. Akibat kecelakaan tersebut, sebanyak 48 orang korban meninggal dunia dan luka-luka, 8 diantaranya meninggal di tempat kejadian," tandasnya.

Jadi, kata Yossyafra, keselamatan di perlintasan kereta api ini dinilai sudah memasuki kanker stadium empat, jika diibaratkan suatu penyakit.

"Banyak ruginya akibat kecelakaan di perlintasan kereta api ini. Diantaranya, kerugian sosial, sarana, prasarana dan moda serta kerugian ekonomi," terangnya.

Lanjut Yossyafra, terkait perlintasan sebidang juga menyebabkan tumbuhnya aktifitas baru. Yakni, perumahan baru dekat rel kereta api, dan kendaraan umum mencari muatan. Kemudian, penyelengaran perlintasan yang belum optimal, serta tidak koordinatif-nya penyelenggara, operator dan masyarakat.

"Untuk itu kami minta kepada stakeholder untuk melakukan beberapa langkah untuk meminalisir kecelakaan di perlintasan kereta api, yakni hentikan melempar tanggung jawab karena keselamatan merupakan kepentingan kita bersama, kemudian hentikan perlintasan sebidang ilegal, serta memprioritas ... Baca halaman selanjutnya