KA Pengangkut Semen ke Teluk Bayur Anjlok, Kedep KSU: Pasokan Semen Padang Tidak Terganggu

"Dalam peristiwa anjloknya kereta api hari ini, Semen Padang hanya kehilangan dua sampai tiga trip, karena pihak PT KAI dengan cepat melakukan penanganan"
(Riki Suardi/KLIKPOSITIF)

PADANG, KLIKPOSITIF – Kereta api pengangkut Semen Padang dari Indarung ke Pelabuhan Teluk Bayur anjlok di Stasiun Pauh V, Kecamatan Pauh, Kota Padang, Rabu (25/10/2017) sekitar pukul 09.00 WIB.

Meski demikian, Kepala Departemen Komunikasi dan Sarana Umum (Kadep KSU) PT Semen Padang Iskandar Z Lubis menyebut peristiwa itu tidak menganggu pasokan Semen Padang untuk kebutuhan domestik.

“Kereta api ini mengangkut semen curah untuk kebutuhan wilayah pemasaran Semen Padang. Total semen curah yang diangkut sebanyak 600 ton,” kata Iskandar didampingi Kepala Biro Humas PT Semen Padang Nur Anita di lokasi anjloknya empar gerbong kereta api, Rabu.

Baca: KA Pengangkut Semen ke Teluk Bayur Anjlok di Stasiun V Alai

Hingga Rabu siang, pihak PT KAI (Persero) Divisi Regional II Padang masih mencari tahu penyebab anjloknya kereta api tersebut. Dan, total kerugian dalam peristiwa itu masih didata pihak Semen Padang dan Divre II

Iskandar menjelaskan, pendistribusian Semen Padang ke Pelabuhan Teluk Bayur diangkut dengan kereta api setiap harinya sebanyak 12 trip, dengan 24 gerbong. Masing-masing gerbong mengangkut 25 ton.

“Dalam peristiwa anjloknya kereta api hari ini, Semen Padang hanya kehilangan dua sampai tiga trip, karena pihak PT KAI dengan cepat melakukan penanganan,” ujarnya.

Selain anjloknya empat gerbong pengangkut semen, akses masyarakat di lokasi kejadian juga sempat terganggu sekitar tiga jam lamanya, karena sebagian gerbong semen kereta api berhenti di jalur yang berada di tepat di perlintasan jalan dari Simpag Alai menuju Limau Manis.

Beruntung petugas PT KAI segera mengambil tindakan dengan cara menarik sejumlah gerbong tersebut, sehingga sekitar pukul 11.00 WIB, akses jalan kembali lancar. (*)