Vice President PT KAI Divre II Sumbar Beberkan Penyebab Anjloknya Kereta Api Pengangkut Semen di Stasiun V

"Peristiwa ini juga jadi bahan evaluasi buat kami, sehingga ke depan kejadian serupa tidak lagi terulang"
(Riki Suardi/KLIKPOSITIF)

PADANG, KLIKPOSITIF – Vice President PT KAI Divre II Sumbar, Sulthon Hasanudin menyebut bahwa anjloknya kereta api pengangkut semen di Stasiun V Alai, Kecamatan Pauh, Kota Padang, disebabkan karena roda kereta api keluar dari jalur saat akan memasuki stasiun.

"Penyebabnya ada roda yang keluar dari jalur. Akibat kejadian ini, beberapa bantalan rel di Stasiun V Alai juga rusak," kata Sulthon kepada wartawan di lokasi kejadian, Rabu siang.

Baca: KA Pengangkut Semen ke Teluk Bayur Anjlok, Kedep KSU: Pasokan Semen Padang Tidak Terganggu

Namun ketika ditanya apa penyebab sehingga roda kereta api bisa keluar dari jalur, Sulthon mengaku belum tahu. Saat ini, kata dia, petugas PT KAI tengah melakukan investigasi terkait anjloknya empat gerbong kereta api.

"Peristiwa ini juga jadi bahan evaluasi buat kami, sehingga ke depan kejadian serupa tidak lagi terulang," ujarnya.

Sebelumnya diberitakan, Kereta api pengangkut Semen Padang dari Indarung ke Pelabuhan Teluk Bayur anjlok di Stasiun Pauh V, Kecamatan Pauh, Kota Padang pada Rabu, 25 Oktober 2017 pagi sekitar pukul 09.00 WIB.

Meski demikian, Kepala Departemen Komunikasi dan Sarana Umum (Kadep KSU) PT Semen Padang Iskandar Z Lubis menyebut peristiwa itu tidak menganggu pasokan Semen Padang untuk kebutuhan domestik.(*)