Cuaca Panas, Petani di Padang Ini Malah Senang

"cuaca panas justru sangat dibutuhkan padinya saat ini. Sebab, padinya sudah masuk pada masa dua pekan berbuah, "
seorang petani di persawahan belakang Pasar Bandar Buat tampak menghalau buruh. (Cecep Jambak/Klikpositif)

PADANG, KLIKPOSITIF -- Cuaca panas yang melanda Kota Padang dua pekan belakangan tidak mempengaruhi aktivitas petani khusus di persawahan.

Hal itu dilihat dari hasil pantauan KLIKPOSITIF di beberapa tempat. Seperti di persawahan di Korong Gadang, Kecamatan Kuranji, dan di Bandar Buat, Kecamatan Lubuk Kilangan.

Di persawahan di Bandar Buat, persisnya di belakang pasar, aliran air dari irigasi tersier tampak lancar. Padi di persawahan ada yang sudah berbuah dan ada yang belum. Rata rata berumur dua bulan.

Petani, Syafaruddin (65) menyebut, cuaca panas justru sangat dibutuhkan padinya saat ini. Sebab, padinya sudah masuk pada masa dua pekan berbuah, sehingga membutuhkan pasokan cahaya dan tidak membutuhkan banyak air.

"Kalau baru berbuah dalam istilahnya padi tabik, baru membutuhkan banyak air. Kalau saat ini tidak banyak, yang penting ada. Lagian airnya cukup lancar," ujar bapak empat orang anak ini.

Dijelaskannya, padi sangat membutuhkan air pada saat baru masa tanam hingga pembersihan rumput atau menyiangi. "Tapi tidak terlalu banyak juga," tambahnya.

Di Korong Gadang, persawahan warga ada yang bermacam macam fase. Ada yang baru bertanam dan ada juga yang sudah dipanen. Juga terlihat petani yang tengah menjemur padi di halaman rumah.

Kepala Dinas Pertanian Kota Padang, Syaiful Bahri mengatakan, dampak cuaca panas memang tidak mempengaruhi pertanian, khususnya persawahan.

"Memang di beberapa lokasi, debit air di irigasi tersier mengalami pengurangan. Seperti kemarin saya lihat di Lubuk Laweh, kurang sekitar 20 cm. Tapi tidak berpengaruh," ungkapnya kepada KLIKPOSITIF, Minggu 29 Oktober 2017.

Sebab, katanya sebagian besar persawahan di Padang sudah selesai masa tanam dan sudah tumbuh besar. Sehingga padi tidak membutuhkan air yang banyak.

"Persawahan tergantung masa tanam. Dari awal hingga umur 25 hingga 30 hari memang butuh air. Kalau setelah itu sudah aman. Tingga ... Baca halaman selanjutnya