Ini Kronologis Penangkapan Peserta Aksi di Unand Versi Mahasiswa

"Sebanyak 16 orang peserta aksi ditangkap dan diamankan ke Polresta Padang"
Kondisi saat polis mengamankan para mahasiswa yang terlibat dalam aksi demo di Unand. (KLIKPOSITIF/Halbert Caniago)

PADANG, KLIKPOSITIF -- Aksi damai yang dilakukan oleh Aliansi Mahasiswa Peduli Kampus (Ampek) Universitas Andalas (Unand) berakhir ricuh. Tindakan respresif kembali diterima massa aksi. Sebanyak 16 orang peserta aksi ditangkap dan diamankan ke Polresta Padang.

Koordinator Ampek Unand, Miftahul Fikri menyebut, aksi tersebut dimulai pukul 09.45 WIB dengan melakukan longmarch dari pos satpam depan PKM Unand hingga ke persimpangan Rumah Sakit Universitas Andalas.
Setelah mulai orasi 5 menit, kepolisian mengingatkan massa aksi bahwa aksi hanya diizinkan 15 menit.

"Berjalan lima menit, polisi mulai mengepung. Setelah habis 15 menit, peserta aksi dipaksa untuk masuk ke dalam bus tahanan. Kemudian massa duduk, tapi tetap dipaksa untuk masuk ke dalam bus kepolisian," katanya.

Dalam penangkapan, kepolisian juga menggunakan kekerasan. Padahal, massa aksi sama sekali tidak melakukan perlawanan. "Tindakan respresif yang dilakukan kepolisian merupakan bentuk pembungkaman terhadap hak asasi manusia dan merupakan kemunduran dalam demokrasi," sebutnya.

Dia menambahkan, hingga saat ini ada 16 peserta aksi yang sudah diamankan oleh polisi, sedangkan peserta aksi yang perempuan masih tertahan di dalam Masjid Nurul Ilmi Universitas Andalas. (*)

Berikut nama mahasiswa yang ditahan polisi:

  1. Matus
  2. Marcho
  3. Anil
  4. Hemi
  5. Habib
  6. Verdlab
  7. Wahyu
  8. Yoenk
  9. Rahman
  10. Dika
  11. Fauzi
  12. Wisnu
  13. Fahmi
  14. Salman
  15. Dino
  16. Adam