Wapres ke Sumbar Disambut Demonstrasi, Pengamat: Itu Sudah Wadahnya

"Dua sambutan yang berbeda dari badan eksekutif dan legislatif menandakan komunikasi masyarakat dengan dua sisi itu juga berbeda"
Pembubaran Aksi Mahasiswa Unand Saat Kunjungan Wapres Jusuf Kalla ke Kampus Tersebut (Istimewa)

PADANG, KLIKPOSITIF -- Dua pejabat negara datang berkunjung ke Sumatera Barat pada Sabtu 4 November kemarin. Pemandangan kontraspun tersaji di kala penyambutan dua pejabat tersebut oleh masyarakat.

Wakil Presiden Jusuf Kalla disambut dengan aksi demonstrasi oleh mahasiswa Unand yang menamakan Aliansi Mahasiswa Peduli Kampus (Ampek), sementara Wakil Ketua DPR RI, Fadli Zon disambut hangat saat menghadiri undangan wisuda Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat (UMSB).

Menyikapi hal itu, Pengamat politik Universitas Andalas (Unand), Najmuddin Rasul menilai, dua sambutan yang berbeda dari badan eksekutif dan legislatif menandakan komunikasi masyarakat dengan dua sisi itu juga berbeda.

"Demo pada Jusuf Kalla, menandakan komunikasi warga dengan RI 1 dan 2 tidak semudah komunikasi dengan pihak parlemen. Kalau di parlemen cukup longgar, sehingga tidak nampak," kata Najmuddin saat dihubungi KLIKPOSITIF, Minggu 5 November.

Menurutnya, pemerintah jangan mengganggap sikap demonstrasi sebagai langkah yang negatif yang dilakukan oleh warga negara. Sebab, memang merupakan bentuk partisipasi politik oleh warga negara itu sendiri.

"Demo adalah wadah komunikasinya. Asalkan dilakukan dengan tertib, tidak anarkis dan selama di dalam koridor. Jadi jangan dianggap musuh. Ditangkap atau segala macam. Harusnya terima saja dengan penyampaian komunikasi begitu," jelas dia

Untuk itu, katanya pemerintah harus membuka media komunikasi dengan warga. Yang terpenting juga pemerintah harus mengatakan janji politik dengan jujur dan transparan.

"Nah sekarang kan tidak. Pemerintahan mengatakan pencapaian pertumbuhan ekonomi meningkat, sementara bank dunia saja mengatakan menurun. Begitu juga dengan angka kemiskinan.  Komunikasi politik tidak sejalan dengan realita yang ada di lapangan," tutupnya.

Sebelumnya pihak kepolisian mengamankan sejumlah mahasiswa Universitas Andalas yang melakukan aksi demonstrasi di ... Baca halaman selanjutnya