Polda Sumbar Tingkatkan Pengamanan Terkait Kejadian di Dharmasraya, Polisi Temukan Surat

Kebakaran Polres Dhamasraya, Minggu (12/11)
Kebakaran Polres Dhamasraya, Minggu (12/11) (Istimewa)

PADANG, KLIKPOSITIF -- Kabid Humas Polda Sumbar , Kombes Pol Syamsi, menyatakan, terkait pembakaran Mapolres di Kabupaten Dharmasraya pada Minggu 12 November 2017, pihak Polda Sumbar tidak mengerahkan Brigade Mobil (Brimob) di Polres jajarannya.

BACA JUGA:  Jenazah Dua Pelaku Pembakaran Mapolres Dharmasraya Tiba Padang

baca juga: Mulyanto Minta Konfirmasi Dugaan Adanya Kartel Harga BBM

BACA JUGA:  Kapolres: Hampir Semua Bangunan Mapolres Dharmasraya Hangus Terbakar

"Kami hanya meminta Polres jajaran untuk meningkatkan pengamanan dan menindak orang yang mencurigakan," ujar Kabid Humas Polda Sumbar , Kombes Pol Syamsi.

baca juga: Kemendikbud Disarankan Buka Sekolah Secara Bertahap

Menurutnya Brimob tidak diturunkan untuk penjagaan di Polres jajaran karena personel yang ada di Polres jajaran telah cukup untuk mengatasi bentuk-bentuk ancaman.

"Personel yang ada di Polres jajaran sudah dirasa cukup untuk mengatasi ancaman yang akan terjadi," lanjutnya.

baca juga: Puluhan Warga Sungai Rumbai Kembalikan Dana BLT, Ini Sebabnya

Menurutnya, seluruh personel di Polres jajaran dikerahkan untuk meningkatkan pengamanan. "Pengamanan di seluruh Polres telah ditingkatkan saat ini dan kami harap hal yang sama tidak terjadi lagi," sambungnya.

Menurutnya, saat ini pihaknya masih melakukan penyelidikan terkait teror di Dharmasraya tersebut.

baca juga: PSBB Jilid III, Camat Payakumbuh Selatan Siap Disiplinkan Warga di 6 Kelurahan

Ia mengimbau seluruh masyarakat juga bisa membantu dengan cara memberikan informasi kepada pihak kepolisian jika ada orang asing yang mencurigakan.

"Bagi masyarakat yang melihat orang asing yang mencurigakan, silahkan langsung melaporkan kepada kami agar kami bisa langsung melakukan penindakan," imbaunya.

Sehubungan dengan itu, terkait kejadian di Dharmasraya jajaran Polda Sumbar menemukan sepucuk surat saat dua tersangka pembakaran Mapolres Dharmasraya ditembak, Minggu 12 November 2017.

Surat tersebut berisikan beberapa pesan ditemukan terletak di tubuh salah satu tersangka meninggal dunia.

"Memang ada ditemukan surat, tetapi untuk memastikan jaringan mereka kami masih melakukan penyelidikan," ujar Kabid Humas Polda Sumbar , Kombes Pol Syamsi.

"Suratnya tersebut diakhir tulisannya ada nama Abu Azzam Al Arkhobilly," lanjutnya. [Halbert Caniago]

Penulis: Eko Fajri