Polisi di Kota Solok Ini Bangun Pondok Tahfiz Quran Dengan Uang Pribadi

Aiptu Dalimi saat meninjau anak-anak belajar mengaji di Pondok Tahfiz gratis miliknya.
Aiptu Dalimi saat meninjau anak-anak belajar mengaji di Pondok Tahfiz gratis miliknya. (istimewa)

SOLOK KOTA, KLIKPOSITIF -- Deretan polisi berhati mulia di jajaran Polres Solok Kota kian bertambah. Usai Bripka Maihendri membedah rumah dengan uang pribadi hingga Bripka Edwardo yang membantu perbaikan rumah warga yang terbakar serta pendirian pustaka keliling.

Kali ini, muncul lagi H. Dalimi yang berinisiatif mendirikan Pondok Tahfiz Quran gratis di Kota Solok. Polisi berpangkat Aiptu yang dikenal hidup bersahaja ini acap kali menjadi perbincangan hangat di tengah masyarakat Nagari Singkarak.

Personel Polsek X Koto Singkarak yang sudah memasuki kepala lima ini mendirikan Pondok Tahfiz Quran gratis dengan menyisihkan uang dari penghasilannya sebagai polisi. Pondok Tahfiz Quran ini juga dilengkapi dengan musala di kawasan Nagari Singkarak, Kabupaten Solok.

Baca Juga

Luar biasanya, Pondok Tahfiz Quran Singkarak yang menjadi pusat pendidikan Al Quran gratis bagi anak-anak dan remaja sekitar Nagari Singkarak ini didirikan diatas tanah milik keluarganya sendiri. Niat mulia polisi yang akrab disapa buya ini juga mendapat dukungan penuh dari istri dan keluarga.

Dia sudah mulai menabung sejak masih bertugas di Mapolres Solok Kota. Alhasil, tahun 2015 silam, Pondok Tahfiz Quran impiannya bisa didirikan. "Alhamdulillah, berkat izin dari yang maha kuasa, niat yang juga didukung oleh istri dan keluarga bisa diwujudkan," sebut Aiptu Dalimi dengan dengan nada rendah.

Untuk mendukung biaya operasional Pondok Tahfiz Quran miliknya, pada hari libur atau sepulang dinas Buya memanfaatkan waktunya dengan bertani dan berkebun di ladang. Dia juga memelihara sejumlah sapi di kawasan Ujung Ladang, Nagari Koto Sani.

"Lumayanlah, hasil kebun kami jual dan bisa membantu operasional Pondok Tahfiz Quran dan memenuhi kebutuhan lainnya," sebut Dalimi.

Berangkat dari kepedulian akan pendidikan Al Quran bagi generasi muda dan anak-anak, usai diresmikan sejak 2 tahun silam, Pondok Tahfiz Quran ini pun sudah mewisuda belasan santri yang Khatam Qur'an. Selain itu, dia juga memberi insentif bagi tiga orang guru mengaji yang mengajar di Pondok Tahfiznya.

Sebagai seorang anggota polisi, H. Dalimi memaknai tanggung jawabnya dalam melayani, melindungi dan mengayomi masyarakat melalui pembekalan anak-anak dan generasi muda akan Al Quran. "Saat ini, sudah ada puluhan santri yang menimba ilmu di pondok. Mudah-mudahan ilmu yang mereka dapat bermanfaat," katanya.

Selain itu, sepasang anaknya juga sudah menyelesaikan studi di perguruan tinggi dan membuatnya lebih leluasa dalam membiayai operasional Pondok Tahfiz Quran. Tak jarang, dia bersama istri juga membuat gorengan untuk dibagikan gratis bagi anak didik di Pondok.

Melihat puluhan anak-anak yang rajin mengaji menjadi kebahagiaan tersendiri bagi polisi gaek ini. Apalagi dia mengenang masa sulit dalam mewujudkan pondok tahfiz impiannya ini, rasanya sudah terbayar semua jerih payah yang dilakukannya selama ini.

[Syafriadi]

Video

Kakek yang Viral Beli Obat dengan Uang Mainan Akan Segera Umrah

YouTube channel KlikPositif.com

Penulis: Agusmanto