ASITA: TdS Jadi Penyumbang Industri Perhotelan di Sumbar

"pemerintah mesti melakukan pembenahan terhadap infrastruktur jalan, sebab salah satu yang dikeluhkan orang berkunjung ke Sumbar"
Ketua ASITA, Ian Hanafiah. (istimewa)

PADANG, KLIKPOSITIF -- Ketua Association of the Indonesian Tours and Travel (ASITA) Sumatera Barat, Ian Hanafiah mengatakan, manfaat TdS cukup banyak, khususnya untuk mengangkat citra pariwisata dalam mendatangkan banyak wisatawan ke Sumbar. Termasuk, tingkat hunian hotel di daerah itu.

"Ajang balap sepeda yang sekarang telah tahun ke-9 pelaksanaannya tersebut juga turut mendukung tumbuhnya hotel di kabupaten/kota di Sumbar,” tuturnya, Jumat (17/11).

Ian menuturkan, setiap tahunnya terjadi pertumbuhan bisnis perhotelan di Sumbar, tidak hanya di Kota Padang dan Bukittinggi, tapi di sejumlah kabupaten/kota lainnya sekarang hotel berbintang juga bermunculan, termasuk juga home stay.

"Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) mencatat, pariwisata di Sumbar cukup menggairahkan. Saat TdS menjadi waktu yang baik untuk hotel dan home stay di Sumbar dikunjungi wisatawan," terangnya.

Dia menambahkan, dengan pencitraan yang dilakukan melalui ekspos dari pelaksanaan TdS, tentunya menjadi salah satu penyebab peningkatan kunjungan wisatawan. Meskipun hingga saat ini belum ada yang mendata seberapa besar peningkatan kunjungan wisatawan seiring dengan pelaksanaan TdS tersebut.

Namun, diharapkan pemerintah bisa memaksimalkan semua destinasi yang ada, pasalnya yang dijual dalam ajang TdS adalah pariwisatanya. "Kami berharap ajang ini dapat dikemas lebih maksimal. Pemerintah kabupaten/kota dan Provinsi Sumbar dapat membenahi destinasi wisata yang ada di daerah, sebab ini yang akan dijual kepada wisatawan untuk berkunjung ke daerah ini," jelasnya.

Kemudian pemerintah mesti melakukan pembenahan terhadap infrastruktur jalan, sebab salah satu yang dikeluhkan orang berkunjung ke Sumbar, meskipun jalannya telah mulus tapi kondisi jalannya kurang lebar. "Itu juga harus menjadi perhatian," tutupnya.

[Joni Abdul Kasir]