Menkes Minta Kota Wisata Awasi Penyakit Menular dari Pengunjung

"Penyakit menular semacam HIV sangat mudah ditularkan"
Nila Moeloek (KLIKPOSITIF/Joni Abdul Kasir)

PADANG, KLIKPOSITIF -- Menteri Kesehatan (Menkes) Nila Moeloek meminta daerah tujuan wisata di Indonesia agar selalu mengawasi kesehatan masyarakatnya, khususnya dari kemungkinan penularan penyakit yang datang dari luar, seperti HIV.

Menurut Nila, semakin banyak pengunjung, daerah harus semakin waspada, karena kemungkinan penyakit apa saja bisa timbul apalagi penyakit menular.

“Seperti Kota Sawahlunto sebagai tujuan wisata di Sumatera Barat. Mobilisasi wisatawan disini tinggi. Perlu diwaspadai penularan penyakit, seperti virus HIV,” ungkapnya usai menghadiri tradisi makan bajamba memperingati hari jadi Kota Sawahlunto ke 129, Jumat 1 Desember 2017.

Dia menjelaskan, penyakit menular semacam HIV sangat mudah ditularkan. Untuk itu daerah terkhusus tujuan wisata harus awas dini dalam pencegahan.

Sepengetahuan Nila, Sawahlunto yang dulunya dikenal sebagai kota tambang batu bara, kini sukses bertransformasi menjadi kota wisata. Wisatawan berduyun-duyun datang, sehingga mampu dimanfaatkan menjadi sumber ekonomi rakyatnya. Namun jangan dilupakan sektor kesehatan.

“Kementerian Kesehatan telah meluncurkan gerakan masyarakat hidup sehat. Pemerintah Sawahlunto harus mendukung. Dinas kesehatan melalui jajaran Puskesmas harus rutin memberikan penyuluhan dan mendampingi kesehatan masyarakat berbasis keluarga,” pesannya.

Dalam kesempatan yang sama, Wali Kota Sawahlunto, Ali Yusuf mengatakan, selain pariwisata, bidang kesehatan juga menjadi prioritas utama bagi Pemerintah Kota Sawahlunto. Sebab, melalui masyarakat sehat dan produktif, segala program pemerintahan yang melibatkan masyarakat akan tercapai dengan mudah.

[Joni Abdul Kasir]