Pekan Pendaftaran Penduduk di Sumbar Diramaikan Mahasiswa

"Pengurusan E-KTP yang dilakukan kali ini pun sangat menguntungkan para mahasiswa tersebut dilakukan dengan langkah mudah"
Perekaman E-KTP di Pekan Penduduk Sumbar di Kantor Gubernur Sumbar. (KLIKPOSITIF/Joni Abdul Kasir)

PADANG, KLIKPOSITIF -- Ratusan mahasiswa Kota Padang yang berasal dari luar daerah memadati antrian perekaman data Kartu Tanda Penduduk Elektronik (E-KTP) yang digelar melalui kegiatan Pekan Pendaftaran Penduduk Sumatera Barat (Sumbar) di halaman parkir Kantor Gubernur Sumbar, Kamis 7 Desember 2017.

Para mahasiswa luar daerah ini merasa terbantu karena selama ini terkendala melakukan perekaman akibat kesibukan kuliah. Pengurusan E-KTP yang dilakukan kali ini pun sangat menguntungkan para mahasiswa tersebut dilakukan dengan langkah mudah.

"Selama ini saya belum merekam data karena sibuk kuliah di Padang, jarang pulang kampung. Apalagi rumah saya di kampung jauh dari kantor catatan sipil. Dengan kegiatan ini sangat terbantu, tidak perlu keluar ongkos pulang kampung," ungkap Harvianda Putra Abidin (20), mahasiswa asal Kabupaten Pasaman kepada KLIKPOSITIF.

Hal senada juga diungkapkan Lisa (19), mahasiswi asal Kabupaten Solok yang telah setahun berkuliah di Padang. Menurutnya, perekaman data E-KTP terpusat di provinsi sangat memudahkan mahasiswa sebagai wajib E-KTP pemula.

"Harusnya kegiatan seperti ini dilaksanakan sejak dulu. Lalu tahun depan dilaksanakan lagi. Kalau bisa tempatnya di kampus. Soalnya anak-anak yang usianya 17 atau baru lulus SMA itu malas mengurus KTP. Mereka fokus bagaimana bisa kuliah. Kalau sudah kuliah, lupa ngurus KTP," bebernya.

Berbeda dengan Perdana Putra (36), warga Pesisir Selatan ini ingin mengurus perubahan data di KTP. Dia kecewa karena petugas mengembalikan lagi KTP-nya sebab tidak bisa diproses akibat terganggunya jaringan komputer di stand Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Pesisir Selatan.

"Saya mau ganti alamat, karena saya sudah pindah dari Padang ke Pesisir Selatan. Sudah lama nunggu, petugas justru mengembalikan KTP saya. Dia bilang besok saja kembali, jaringan rusak. Kalau tidak siap nggak usah buka stand," ketusnya.

Pekan Pendaftaran ... Baca halaman selanjutnya