IPW Desak Polresta Padang Ungkap Temuan Peluru di UNP

Selongsong peluru yang ditemukan di UNP tiga pekan lalu
Selongsong peluru yang ditemukan di UNP tiga pekan lalu (Istimewa)

PADANG, KLIKPOSITIF -- Lembaga pengawas kepolisian Indonesia-Indonesian Police Watch ( IPW ) mendesak pihak kepolisian resor Kota Padang segera mengungkap penemuan peluru di Universitas Negeri Padang 3 pekan lalu.

Hal itu diungkapkan oleh perwakilan IPW Sumatera Barat, Ilhamdi Taufik. Ia mengatakan penemuan peluru tersebut merupakan tindakan pidana dan harus diungkap dengan proses hukum yang ada.

baca juga: Prof. Ganefri, Ph.D Kembali Dilantik Jadi Rektor UNP Periode 2020-2024

"Itu jelas pidana, ada atau tidaknya laporan terkait kejadian itu, kepolisian harus memprosesnya," katanya pada KLIKPOSITIF .

Menurut dia, investigasi kepolisian harus mengarah pada pengungkapan pemilik senjata dari peluru yang ditemukan di salah satu universitas negeri di Kota Padang itu.

baca juga: Sopir Kapolresta Padang Dinyatakan Positif COVID-19

"Ditakutkan nantinya pemilik senjata itu adalah masyarakat sipil, jika tidak diproses ditakutkan tindakan kriminal lainnya akan terjadi," jelas Ilham.

Bagi Ilham, penemuan peluru tersebut bukan tindakan pidana biasa, dan bagaimanapun harus diproses meski pihak kampus tidak membuat laporan hukum secara resmi, selaku pihak yang dirugikan.

baca juga: Polresta Padang Dirikan Dapur Umum, 500 Paket Makanan Dibagikan ke Warga Terdampak COVID-19

"Untuk kekadian itu tidak harus ada laporan, karena ini sifatnya bukan tindak kriminal biasa, melainkan kejadian yang harus diproses," sambungnya.

Sementara itu, beberapa waktu lalu Kapolresta Padang, Kombes Pol Chairul Aziz mengatakan bahwa pihaknya tidak mengirimkan peluru tersebut ke labor karena tidak adanya laporan.

baca juga: Polresta Padang Bagikan Bingkisan Lebaran kepada Wartawan

"Laporan dari pihak UNP tidak ada, makanya kami tidak mengirim ke labor untuk diketahui kaliner dan jenis senjata yang digunakan," katanya beberapa waktu lalu.

Sebelumnya diketahui bahwa dua peluru nyasar ditemukan di Kampus Universitas Negeri Padang ( UNP ) pada Selasa 21 November 2017 sekitar pukul 13.00 WIB.

Menurut keterangan kepolisian saat itu, peluru tersebut mengarah kepada satu tiang yang ada di Kampus UNP .

Tidak lama setelah itu, ternyata ditemukan lagi satu peluru di ruangan sidang Wakil Rektor III UNP . Peluru ketiga yang ditemui pada Rabu sore itu membuat kaca di ruangan tersebut pecah.

Hingga saat ini, pemilik peluru tersebut belum diketahui.

[Halbert Chaniago]

Penulis: Ocky Anugrah Mahesa