Tim Gabungan Lanjutkan Pencarian Petani Karet yang Hilang di Pasaman

"Kalau hari ini korban belum juga ditemukan, maka kita akan mendirikan tenda di lokasi besok pagi untuk memudahkan pencarian korban"
Personil bersama masyarakat melakukan pencarian orang hilang di hutan (KLIKPOSITIF/ Man St Pambangun)

PASAMAN, KLIKPOSITIF - Tim gabungan kembali melakukan pencarian pagi ini terhadap seorang petani yang hilang di Cubadak Kecamatan Dua Koto Kabupaten Pasaman, Sumbar sejak Sabtu lalu.

"Pagi ini kita kembali melanjutkan pencarian terhadap petani karet anas nama Sukri (60) warga Teluk Embun Jorong Bandar Mas Nagari Cubadak Kecamatan Dua Koto" kata Kepala BPBD Pasaman, Masfet Kenedi pada KLIKPOSITIF, Sabtu 11 Desember 2017.

Pihaknya pagi ini menambah personil satu lagi yang terdiri dari 6 orang, ditambah tim sebelumnya 6 orang. Kemudian personil Basarnas 6 orang, personil Polsek Dua Koto, TNI dan ratusan masyarakat setempat.

Sejak pencarian kemarin belum ada petunjuk atau jejak dari korban yang ditemukan di dalam hutan. Namun, pagi ini personil masih melakukan penyisirian di sekitar hilangnya korban.

"Kalau hari ini korban belum juga ditemukan, maka kita akan mendirikan tenda di lokasi besok pagi untuk memudahkan pencarian korban" sebutnya.

Berita sebelumnya, seorang petani karet, Sukri (60) warga Teluk Embun Jorong Bandar Mas Nagari Cubadak Kecamatan Dua Koto Kabupaten Pasaman dikabarkan hilang di hutan Padang Bincu Dua Koto.

Korban hilang sejak Sabtu sore hingga kini belum juga ditemukan keberadaannya. Ratusan masyarakat bersama anggota Polsek Dua Koto terus melakukan pencarian ke tengah hutan.

Kejadian itu berawal Sabtu 09 Desembet 2017 sekira pukul 09.00 WIB, korban berangkat dari kampungnya menuju kebun karet yang berjarak sekitar 2 kilometer dari kampungnya bersama temannya Anto (40).

"Seperti biasanya, sekira pukul 13.40 WIB, setelah siap bekerja korban dan Anto pulang dari ladang menuju kampung berjalan kaki. Sekitar pukul 14.00 WIB, temannya Anto melihat ke arah belakangnya, namun korban sudah tidak ada lagi" ujar Hasanuddin.

Teman korban langsung berlari pulang ke kampung, dan setelah sampai di kampung langsung memberitahu masyarakat. Sejak kejadian sampai sekarang ... Baca halaman selanjutnya