Protes Anti Donald Trump yang Digelar FPI Jadi Pemberitaan Internasional

"Indonesia, tempat tinggal bagi populasi Muslim terbesar di dunia, telah bergabung dengan masyarakat global menghujat keputusan Trump yang kontroversial"
Presiden AS Donald Trump. (Getty Images.)

KLIKPOSITIF - Aksi demonstrasi kelompok Front Pembela Islam (FPI) yang menyuarakan protes terhadap Presiden AS Donald Trum mendapat sorotan media luar.

Reuters memberitakan bahwa FPI membakar foto Presiden AS Donald Trump, serta bendera AS dan Israel, pada hari Senin dalam sebuah demonstrasi di luar kedutaan AS di Jakarta.

Meurut Reuters, ratusan orang menghadiri demonstrasi di luar kedutaan besar AS di Jakarta, yang diblokade oleh kawat berduri dan puluhan petugas polisi.

"Mari kita menyaksikan penghancuran hegemoni Israel," satu pemimpin demonstrasi meneriakkan lewat megafon saat para pemrotes membakar bendera Israel. "Kami akan mendukung Palestina dengan darah kami."

Banyak peserta demonstrasi melambaikan bendera Palestina dan membawa spanduk yang mendukung "intifada", atau sebuah pemberontakan melawan Israel. Demonstrasi ini menyusul sebuah demonstrasi yang jauh lebih besar pada akhir pekan lalu, di mana ribuan orang meminta agar hubungan diplomatik dengan Amerika Serikat diputus dan duta besar AS dikeluarkan.

Indonesia, tempat tinggal bagi populasi Muslim terbesar di dunia, telah bergabung dengan masyarakat global menghujat keputusan Trump yang kontroversial, yang menurut mereka mengancam keamanan dan stabilitas di Timur Tengah dan dunia.

Status Yerusalem, sebuah kota suci bagi umat Yahudi, Muslim dan Kristen, adalah salah satu penghalang terberat bagi perdamaian Israel-Palestina. Sektor timur Yerusalem dikuasai oleh Israel dalam perang 1967 dan dicaplok dalam sebuah tindakan yang tidak diakui secara internasional.

Warga Palestina mengklaim Yerusalem Timur sebagai ibukota negara merdeka yang mereka cari, sementara Israel mempertahankan bahwa seluruh Yerusalem adalah ibukotanya.

Sumber: Reuters.com