Ini Hasil Pertemuan Presiden dengan Negara OKI Terkait Palestina

"OKI harus secara tegas menolak pengakuan unilateral tersebut"
Penyampaian hasil KTT OKI oleh Jokowi (Kominfo)

INTERNASIONAL, KLIKPOSITIF -- Presiden Joko Widodo menyampaikan enam poin penting terkait usulan sikap negara-negara anggota OKI.

Keenam poin penting tersebut disampaikan kepala negara saat memberikan keterangan pers di Jakarta.

"Pertama, OKI harus secara tegas menolak pengakuan unilateral tersebut," katanya.

Menurutnya, solusi dua negara merupakan satu-satunya solusi yang dapat diterima di mana Yerusalem Timur ditetapkan sebagai ibu kota Palestina.

Baca Juga: Ini 13 Poin Sikap Warga Soal Konflik Palestina

Kedua, Presiden Jokowi mengajak semua negara yang memiliki Kedutaan Besar di Tel Aviv, Israel, untuk tidak mengikuti keputusan AS memindahkan kedutaan ke Yerusalem.

Ketiga, negara OKI dapat menjadi motor untuk menggerakkan dukungan negara yang belum mengakui kemerdekaan Palestina.

"Keempat, bagi negara anggota OKI yang memiliki hubungan dengan Israel agar mengambil langkah-langkah diplomatik, termasuk kemungkinan meninjau kembali hubungan dengan Israel sesuai dengan berbagai resolusi OKI," jelas Jokowi.

Kelima, anggota OKI harus ambil langkah bersama tingkatkan bantuan kemanusiaan, peningkatan kapasitas dan kerja sama ekonomi kepada Palestina.

Keenam, OKI juga harus mampu menjadi motor bagi gerakan di berbagai forum internasional dan multilateral untuk mendukung Palestina.

Baca Juga: Bela Palestina, Walikota Bakal Cegat Produk Amerika di Padang

Selain itu, Presiden Joko Widodo juga menyerukan agar negara-negara anggota OKI mendukung penuh upaya Palestina untuk mendapatkan status keanggotaan di sejumlah organisasi internasional.

Dalam hal ini, negara-negara anggota OKI diharapkan untuk memulai ... Baca halaman selanjutnya