Pemerintah Belum Temukan Buku Yerusalem Ibukota Israel di Sumbar

"Keberadaan buku tersebut sempat viral sebelumnya di dunia maya"
Buku IPS yang memuat ibukota Israel adalah Yerusalam terbitan Yudhistira (Istimewa)

PADANG, KLIKPOSITIF -- Pemerintah Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) tengah melaksanakan pengawasan terhadap peredaran buku pelajaran IPS tingkat Sekolah Dasar terbitan Yudhistira yang menyebutkan bahwa Yerusalem sebagai Ibukota Israel.

Keberadaan buku tersebut sempat viral sebelumnya di dunia maya pasca pengakuan Trump tentang Yerusalem.

Kepala Dinas Pendidikan Sumbar Burhasman Bur mengatakan setelah viral di Medsos, pihaknya langsung menindaklanjuti ke sekolah-sekolah dan berkoordinasi dengan Disdik kabupaten dan kota.

Ia menyarankan buku itu untuk ditarik dan tidak disebarluaskan. Sebab, munculnya nama Yerussalem sebagai ibu kota dari Israel di buku IPS kelas 6 SD itu kelalaian apalagi sudah dicetak sejak tahun 2006.

"Untuk di Sumbar sampai sekarang memang belum ada ditemukan. Jika ada, maka buku tersebut tidak boleh beredar lagi dan harus segera ditarik. Buku yang menyebutkan Yerusalem adalah ibukota Israel sudah tidak relevan dengan kenyataan yang ada," katanya.

Menurutnya saat ini Disdik Sumbar masih dalam proses pengecekan ke sekolah-sekolah dasar di daerah itu terkait keberadaan buku tersebut.

Pemeriksaan itu dilakukan karena keberadaan buku ini dikhawatirkan akan menimbulkan kesalahan persepsi kepada para siswa.

"Pemerikasaan dan pemantauan ini akan terus kita lakukan. Karena masalah ini sudah fatal, apabila hal ini dibiarkan maka dikhawatirkan dapat menyesatkan pemikiran pelajar," jelas Burhasman.

Sementara Aliansi Masyarakat Sumbar Peduli Palestina dalam pernyataan sikap dikantor gubernur Sumbar meminta penegak hukum di Indonesia untuk menarik, mengusut dan memproses pihak terkait tentang penerbitan buku tersebut.

Tuntutan itu tertuang pada poin ke tigabelas atau poin terakhir yang dilontarkan dalam aksi peduli Palestina, Jumat siang.

Aksi ini diikuti oleh ribuan masyarakat yang dimulai dengan long march dari Masjid Nurul Iman ke Jalan Sudirman.

Point ... Baca halaman selanjutnya