Kenapa Indonesia Selalu Membela Palestina, Ini Penjelasan Menag

"Sekarang, sudah tidak eranya lagi penjajahan. Ini adalah era globalisasi, era di mana sekat-sekat administrasi wilayah geografis tidak secara kaku membatasi kita"
ilustrasi (net)

KLIKPOSITIF -- Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin mengatakan sejak merdeka, Indonesia selalu memberi perhatian terhadap persoalan Palestina. Hal itu menurut Menag tidak terjadi begitu saja.

Menag menyebut ada sejumlah alasan kenapa Indonesia selalu membela Palestina. Pertama, sebagai sebuah bangsa, Indonesia bisa merasakan rasanya dijajah, pahit dan sulitnya keadaan ketika dijajah. Karenanya, Konstitusi Indonesia menyatakan: Bahwa sesungguhnya kemerdekaan itu ialah hak segala bangsa dan oleh sebab itu, maka penjajahan diatas dunia harus dihapuskan karena tidak sesuai dengan perikemanusiaan dan perikeadilan.

“Sekarang, sudah tidak eranya lagi penjajahan. Ini adalah era globalisasi, era di mana sekat-sekat administrasi wilayah geografis tidak secara kaku membatasi kita. Sehingga saat ini, semangatnya adalah semangat untuk bersinergi dan bekerjasama" terang Menag saat menjadi Pembicara pada Forum Merdeka Barat 9 (FMB9) di Ruang Serba Guna Ruslan Abdulgani, Komplek Kemenkominfo Jalan Merdeka Barat No 09, Jakarta.

Alasan kedua, lanjut Menag, Indonesia adalah bangsa religius. Dalam agama, ada penolakan terhadap pelanggaran hak asasi manusia suatu bangsa oleh bangsa lain. “Semua agama, tidak membenarkan penjajahan," imbuh Menag.

Menag melihat, tidak bisa dipungkiri bahwa Yerusalem adalah Kota 3 agama besar dunia (Yahudi, Nasrani dan Islam). Indonesia sebagai bangsa dengan penduduk beragama Islam terbesar di dunia, dengan keberadaan Masjid Aqsa di Yerusalem, mempunyai keterikatan.

"Masjid al-Aqsa adalah satu-satunya Masjid yang kedudukannya hampir sama dengan Masjidil Haram dan Masjid Nabawi. Awal Islam, Masjid Aqsa (Baitul Maqdis) bahkan menjadi kiblat shalat lebih dari 10 tahun. Rasulullah SAW pun melakukan Mi'raj dari Yerusalem. Sangat wajar jika Umat Islam mempunyai keterkaitan kuat dengan Yerusalem," tandas Menag.

Menag juga mengingatkan, bahwa Palestina memberi dukungan atas Kemerdekaan ... Baca halaman selanjutnya