Lakukan Hal Ini Jika Anda Dipalak saat Berliburan di Kota Padang

"Korban secara pribadi harus membuat laporan polisi kecuali anak di bawah umur"
Pengunjung di kawasan Pantai Padang (Humas Pemko Padang)

PADANG, KLIKPOSITIF -- Pemko Padang mengimbau kepada seluruh pengunjung di Kota Padang untuk melaporkan kepada pihak kepolisian jika merasa dipalak atau diperlakukan kriminalisasi oleh para oknum-oknum yang tidak bertanggungjawab, terutama di kawasan objek wisata.

"Pada libur Natal dan Tahun Baru ini Kota Padang akan di banjiri wisatawan. Namun kondisi ini kemungkinan juga dimanfaatkan oleh oknum masyarakat, mulai dari tukang parkir, serta aksi premanisme di objek wisata dan restoran-restoran yang tidak memasang tarif harga," ujar Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Padang, Medi Iswandi.

Medi menyebut, pihaknya akan segera bertindak jika ada surat laporan yang diterbitkan kepolisian, karena pemerasan atau pemalakan merupakan delik aduan.

"Korban secara pribadi harus membuat laporan polisi kecuali anak di bawah umur," terangnya.

Medi menekankan, pihaknya berkomitmen akan mengganti kerugian yang dialami wisatawan. Semuanya itu tentu dengan syarat korban bersedia membuat laporan kepolisian.

"Pos polisi dapat ditemukan di sejumlah titik di tiap objek wisata," ujarnya.

Sisi lain, Medi menyebut bahwa para pedagang di tempat wisata sudah seharusnya mengutamakan pelayanan. Melayani tamu dengan baik, serta harus menyediakan daftar harga.

Medi juga mengatakan jika pihaknya akan terus berkoordinasi dengan BPBD, kepolisian, Basarnas, Dinas Perhubungan, serta camat dan lurah. Ini bertujuan agar masing-masing instansi pemerintah tersebut memantau tiap objek wisata.

"Kira berharap dengan begitu pengunjung akan merasa nyaman di sini," katanya. (rel.*)