Pelaku Penyelundupan Ganja di Solok Ditembak, Ini Kronologis Penangkapannya

"Sebanyak 90 Kilogram ganja yang dikemas kedalam 70 paket diamankan petugas dari tangan Rozi (32) warga Aceh, Rabu 27 Desember 2017"
Barang bukti 90 Kg ganja di Kota Solok. (KLIKPOSITIF/Syafriadi)

SOLOK KOTA, KLIKPOSITIF -- Polres Solok Kota berhasil mengungkap peredaran narkoba jenis ganja dalam jumlah besar. Sebanyak 90 Kilogram ganja yang dikemas kedalam 70 paket diamankan petugas dari tangan Rozi (32) warga Aceh, Rabu 27 Desember 2017. Pelaku pun ditembak petugas karena berusaha kabur.

Baca: Polisi Gagalkan Penyelundupan 90 Kg Ganja di Solok

Pengungkapan ini bermula dari informasi yang diperoleh oleh pihak Mapolres Solok Kota terkait adanya upaya penyelundupan ganja dari Aceh menuju Sumbar dengan melewati daerah Solok. Mendapat informasi, polres Solok Kota yang dipimpin Kapolres AKBP Dony Setiawan menyiapkan tim analisa, surveyland dan tim tindak.

Pada Selasa 26 Desember 2017, petugas pun mendapat informasi jika pelaku memasuki wilayah Sumbar diperkirakan sekitar pukul 05.00 WIB dengan melewati rute Bukittinggi, Padang Panjang, Padang Pariaman. Bahkan, pelaku sempat mengantar barang bukti ganja tersebut ke Padang.

"Hasil lidik dari tim analisa diperkirakan barang bukti ganja sebanyak 60 kg sdh diturunkan di tiga lokasi (Padang Utara, Lubeg dan Kuranji). Namun, posisi secara khusus tidak terpantau karena info awal barang tersebut langsung dibawa oleh pelaku ke Kota Solok," ungkap Dony Setiawan, Kamis 26 Desember 2017.

Sesuai prediksi, pelaku memasuki wilayah hukum Polres Solok Kota keesokan harinya. Sekitar pukul 19.00 WIB, petugas langsung melakukan penghadangan di wilayah Singkarak, tapi sepertinya diketahui pelaku. Tak berapa lama, pelaku pun terlihat meluncur kencang dari arah Padang Panjang.

Tim yang dipimpin Kapolres itu berhasil menembak ban sebelah kiri depan mobil pelaku dan seketika itu kempes. Namun, pelaku masih berusaha melaju. "Dia (pelaku) sempat melempar barang bukti sebanyak satu dus berisi 20 paket besar ganja. Mungkin ini memecah kosentrasi ... Baca halaman selanjutnya